Logo Header Antaranews Kalteng

Penyuluh KB ujung tombak program Bangga Kencana di Gunung Mas

Selasa, 16 September 2025 15:30 WIB
Image Print
Bupati Gumas Jaya S Monong menyerahkan piagam penghargaan kepada Penyuluh KB Kecamatan Tewah Ria Friskila di Kuala Kurun, Kamis (4/9/2025). (ANTARA/Chandra)

Kuala Kurun (ANTARA) - Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah Jaya S Monong melalui Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Rina Sari menyebut penyuluh keluarga berencana (KB) merupakan ujung tombak keberhasilan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

“Penyuluh KB merupakan ujung tombak keberhasilan program Bangga Kencana, karena mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah kerja masing-masing,” ucapnya saat dibincangi awak media di Kuala Kurun, Selasa.

Tugas penyuluh KB di antaranya memberi pendampingan kepada kelompok kerja (pokja) yang berkaitan dengan Bangga Kencana seperti Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Pusat Informasi dan Konseling remaja (PIK-R).

Tak hanya itu, tuturnya, penyuluh KB juga dituntut aktif untuk mendorong masyarakat, supaya masyarakat mendukung dan menjalankan berbagai program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).


Baca juga: Pemkab Gunung Mas apresiasi pemenang video konten literasi digital

Mengingat pentingnya peran penyuluh KB dalam keberhasilan program Bangga Kencana, Pemkab Gumas melalui DP2KBP3A memberi penghargaan kepada dua penyuluh KB terbaik se-kabupaten setempat 2025.

Dua penyuluh KB terbaik se-Gumas 2025 yakni Penyuluh KB Kecamatan Tewah Ria Friskila dan Penyuluh KB Kecamatan Sepang Triska Desy. Penghargaan diberikan oleh Bupati Jaya S Monong, saat peringatan Hari Anak Nasional ke-41 dan Hari Keluarga Nasional ke-32 tingkat kabupaten di Kuala Kurun, Kamis (4/9).

Dengan adanya penghargaan tadi, diharap seluruh penyuluh KB yang ada di kabupaten bermoto ‘Habangkalan Penyang Karuhei Tatau’ bisa lebih aktif menjalankan tugas dan fungsinya, dalam mendukung program Bangga Kencana.

Terpisah, Penyuluh KB Kecamatan Tewah Ria Friskila mengaku tidak menyangka mendapat penghargaan tersebut karena selama ini dirinya hanya fokus pada program kerja dan bekerja lebih ikhlas. Bahkan ia berpendapat ada banyak penyuluh KB yang lebih aktif dan lebih bagus dari dirinya.

Kendati demikian, ia tetap bersyukur mendapat penghargaan sebagai penyuluh KB terbaik Gumas 2025, sekaligus bertekad untuk tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dengan tulus, ikhlas, serta berpegang pada perintah Tuhan.

“Dengan adanya penghargaan tersebut, saya semakin termotivasi dalam mensukseskan program Bangga Kencana,” demikian Ria.

Baca juga: Puskesmas Kurun ditetapkan sebagai terefektif se-Gunung Mas

Baca juga: Desa Tumbang Lapan dinilai Kampung KB terbaik 2025 se-Gumas

Baca juga: Generasi muda Gumas diharap sosialisasikan SAPA 129



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026