
UMPR sukses gelar pelatihan modul klasikal bermuatan Falsafah Huma Betang

Palangka Raya (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) Kalimantan Tengah, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), sukses menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Modul Bimbingan Klasikal Bermuatan Falsafah Huma Betang dengan Pendekatan Problem Based Learning.
Dr Asep Solikin MA selaku Ketua Tim sekaligus Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) di Palangka Raya, Senin, mengatakan PKM yang bertujuan mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam merancang modul bimbingan, yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya Dayak serta pendekatan pembelajaran berbasis masalah.
"Kegiatan yang dibantu para mahasiswa Ahmad Farell, Ahmad Richo Widianto dan Rahmah ini diikuti 34 peserta dari Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UMPR," beber dia.
Adapun kegiatan ini turut dihadiri Prof Dr M Fatchurahman MPsi MPd yang memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2025 di Auditorium FKIP UMPR, dengan pendanaan hibah internal UMPR ini,
Dalam pelatihan ini, mahasiswa diajarkan untuk mengintegrasikan Filosofi Huma Betang, yang mencerminkan kebersamaan, kesetaraan, dan penghargaan terhadap keberagaman, dalam penyusunan modul bimbingan klasikal.
"Dosen Bimbingan dan Konseling UMPR Karyanti MPd ditunjuk untuk memberikan penguatan materi tentang penyusunan modul bimbingan klasikal, dengan pendekatan yang mengedepankan nilai kearifan lokal Falsafah Huma Betang," ujar Dr Asep.
Dia menyebut, pendekatan Problem Based Learning (PBL) digunakan untuk memberikan pengalaman belajar yang interaktif, di mana mahasiswa bekerja dalam kelompok untuk mengidentifikasi masalah, mencari solusi, dan mengembangkan rencana tindakan yang relevan dengan perkembangan siswa.
Dia juga berharap dengan adanya pendanaan hibah internal UMPR, LP2M berharap kegiatan PKM ini dapat memperkuat kualitas pendidikan di UMPR.
"Termasuk juga memberikan kontribusi pada pengembangan layanan bimbingan yang berbasis nilai-nilai budaya lokal dan pendekatan Bimbingan dan Konseling yang inovatif," demikian Dr Asep.
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
