Bakar banyak lemak dengan latihan dalam keadaan perut kosong

id Bakar lemak, dengan latihan, dalam keadaan, perut kosong, Kalteng

Bakar banyak lemak dengan latihan dalam keadaan perut kosong

Ilustrasi - Seseorang memiliki lemak perut berlebihan. ANTARA/Pexels/Andres Ayrton/am.

Jakarta (ANTARA) - Melakukan latihan atau berolahraga dalam keadaan perut kosong atau berpuasa akan membakar lebih banyak lemak dan sedikit membakar karbohidrat dibandingkan jika latihan setelah sarapan.

“Saat berolahraga, kita selalu membakar campuran bahan bakar—terutama karbohidrat dan lemak. Jika Anda berpuasa semalaman, umumnya Anda akan membakar lebih banyak lemak dan lebih sedikit karbohidrat dibandingkan jika Anda sarapan, terutama yang tinggi karbohidrat,” kata profesor nutrisi dan metabolisme di Universitas Bath Javier Gonzalez yang ditulis laman The Guardian, Senin (17/11).

Gonzales mengatakan berolahraga dalam perut kosong atau berpuasa dapat sedikit meningkatkan kesehatan metabolisme, terutama seberapa baik otot beradaptasi terhadap latihan dan bagaimana tubuh menangani lonjakan gula darah, yang dapat menyebabkan penurunan energi.

Latihan saat puasa dapat mendorong otot untuk mengeluarkan glukosa dari aliran darah, sehingga dapat meningkatkan kontrol gula darah, terutama setelah makan.

Ia mengatakan meski membakar lemak, namun, bukan berarti olahraga saat berpuasa lebih baik untuk menurunkan berat badan. Ia menjelaskan tubuh hanya bisa menyimpan sedikit karbohidrat sebagai glikogen di otot dan hati. Karbohidrat, lemak, atau protein yang merupakan energi berlebih pada akhirnya akan disimpan sebagai lemak tubuh.

Efek paling terasa pada latihan ketahanan seperti joging atau bersepeda. Selama latihan intensitas tinggi, seperti interval sprint, tubuh sangat bergantung pada karbohidrat.

Jadi, untuk menghilangkan lemak, tubuh harus berada dalam keadaan defisit energi yakni dengan membakar lebih banyak energi daripada yang dikonsumsi.

“Jika tidak, tidak masalah apakah Anda berpuasa atau makan—tubuh Anda akan menyeimbangkannya seiring waktu,” kata Gonzalez.

Bagaimanapun, Gonzales mengatakan secara keseluruhan manfaat latihan ketika puasa masih relatif kecil. Yang terpenting adalah berolahraga minimal dengan durasi kecil 15 atau 20 menit, dengan perut kosong atau setelah makan. Jika ada rasa pusing atau kelapa terasa ringan tandanya harus berhenti dan makan sesuatu untuk mengembalikan energi.


Pewarta :
Editor : Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.