Logo Header Antaranews Kalteng

Dosen UMPR dorong generasi muda ciptakan dampak positif bermedia sosial

Senin, 1 Desember 2025 14:18 WIB
Image Print
Dosen UMPR dorong generasi muda ciptakan dampak positif bermedia sosial (ANTARA/HO-Humas UMPR)

Palangka Raya (ANTARA) - Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) mendorong generasi muda menciptakan dampak positif bermedia sosial melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Strategi Pemanfaatan Media Sosial untuk Aksi Sosial”.

"Kegiatan ini bertujuan membekali audiens dengan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk memaksimalkan platform digital dalam menyuarakan isu sosial," kata Dosen pelaksana PkM Annisa Rizki Ananda MIKom di Palangka Raya, Minggu.

Dia menerangkan, program PkM tersebut dihadiri oleh peserta dari mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UMPR serta perwakilan dari komunitas film lokal, yaitu Komunitas Film Afirmasi Rasa dan Komunitas Sinema 24.

"Kegiatan ini telah kami laksanakan pada Kamis (27/11) lalu di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Kalimantan Tengah," katanya.

Annisa Rizki mengatakan, di era digital, media sosial bukan hanya alat hiburan, tetapi juga merupakan media yang kuat untuk mobilisasi sosial dan edukasi publik.

“Kami melihat potensi besar pada media sosial sebagai tools untuk aksi sosial. Selama ini, banyak komunitas, terutama yang bergerak di bidang kreatif seperti film, yang terkendala dalam menyampaikan pesan mereka secara efektif," katanya.

Dosen UMPR dorong generasi muda ciptakan dampak positif bermedia sosial (ANTARA/HO-Humas UMPR)

Melalui kegiatan itu pihaknya bergarap para peserta mampu merumuskan pesan yang menarik, mengetahui teknik visual storytelling dan yang terpenting adalah mampu melaksanakan strategi manajemen krisis dan keamanan digital dalam kampanye sosial.

Materi yang disampaikan dalam sesi ini pertama yakni tentang pentingnya media sosial dalam aksi sosial. Kedua berkaitan dengan memilih dan memanfaatkan platform media sosial (Instagram, TikTok, X, Facebook) yang tepat bagi beberapa audiens yang paling efektif sesuai target audiens dan karakteristiknya.

Poin lainnya yang disampaikan yakni berkaitan contoh aksi sosial yang sudah dilakukan dan aksi sosial yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya.

Kegiatan PkM ini berlangsung interaktif, di mana peserta berkontribusi berbagai pengalamannya terkait aksi sosial dan telah melihat beberapa kasus aksi sosial yang terjadi. Kehadiran komunitas film seperti Afirmasi Rasa dan Sinema 24 turut memperkaya diskusi tentang bagaimana konten visual yang kuat dapat menjadi penggerak aksi sosial.

Kegiatan PkM ini diharapkan mampu mencetak agen perubahan digital di Palangka Raya yang cakap dalam memanfaatkan teknologi untuk kebaikan bersama. Program Studi Ilmu Komunikasi UMPR berkomitmen untuk terus mendampingi komunitas-komunitas lokal melalui program berkelanjutan.

“Kami berharap ilmu ini dapat segera diimplementasikan. Dampak positif sekecil apa pun yang tercipta dari sebuah postingan atau film pendek adalah bukti bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dapat mempercepat terciptanya solusi untuk masalah sosial di Kalimantan Tengah,” kata Annisa Rizki Ananda.

salah satu peserta dari Komunitas Afirmasi Rasa, M Rizki Al Mubarak mengatakan, ilmu yang di dapat pada pelatihan tersebut sangat relevan, terutama untuk komunitas film.

"Kami jadi tahu bahwa aksi sosial harus dikemas dengan strategi digital yang matang agar dampaknya meluas dan pesan film kami tidak hanya berhenti sebagai karya seni, tetapi juga menjadi alat perubahan sosial,” ujar Rizki.

Peserta lain dari Komunitas Afirmasi Rasa, Sandi Aulia mengatakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini memperlihatkan sinergi yang kuat antara pihak kampus dan para pegiat sineas.

“Kolaborasi seperti ini penting untuk terus dijaga agar mampu mencetak generasi berkelanjutan di dunia perfilman Kalimantan Tengah," kata Sandi.

Senada dengan hal tersebut salah satu peserta kegiatan lain, C mengatakan bahwa pemanfaatan media sosial ini sangat membantu meningkatkan kesadaran.

Kesadaran tentang pentingnya kepedulian sosial, isu lingkungan, media sosial sangat efektif dalam memobilitas masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi sosial, misalnya melalui platform X instagram, dan tiktok.

“Saya sangat sangat terinspirasi untuk bergabung dan berkontribusi dalam kegiatan yang berhubungan dengan kepedulian sosial misalnya” jelas C selaku mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

Baca juga: Akademisi UMPR-mahasiswa FAI Perkuat spiritualitas napi perempuan

Baca juga: Mahasiswa FKIP UMPR KKN latih optimalisasi pengunaan medsos bagi siswa SMA

Baca juga: UMPR ikuti AASVET di Jepang angkat isu "Green Jobs"

Baca juga: Tim Dosen UMPR perkuat mitigasi kebakaran lahan bagi warga



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026