Logo Header Antaranews Kalteng

Starlink ingin turunkan orbit satelit tingkatkan keselamatan di luar angkasa

Senin, 5 Januari 2026 15:42 WIB
Image Print
Relawan Lintas Komunitas dari Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Peduli saat membantu memasang akses internet berupa Starlink bagi relawan kesehatan Kemenkes RI yang bertugas di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis (25/12/2025). (ANTARA/HO/Relawan Abdya)

Jakarta (ANTARA) - Starlink akan mulai mengatur ulang konstelasi satelitnya dengan menurunkan ketinggian orbit satelit-satelitnya dari sekitar 550 kilometer menjadi 480 kilometer sepanjang tahun 2026.

Hal ini disampaikan oleh Michael Nicolls, Wakil Presiden Starlink Engineering di SpaceX, dilansir laman Indianexpress, Minggu.

Perusahaan itu ingin meningkatkan keselamatan di luar angkasa dengan menurunkan ketinggian orbit satelit-satelitnya, setelah Starlink mengungkapkan pada Desember lalu bahwa salah satu satelitnya mengalami gangguan di luar angkasa.

Insiden tersebut menyebabkan terbentuknya sejumlah kecil puing-puing dan terputusnya komunikasi dengan satelit tersebut pada ketinggian 418 kilometer. Kejadian ini merupakan kecelakaan kinetik yang jarang terjadi bagi perusahaan internet satelit tersebut.

"Menurunkan satelit akan membuat orbit Starlink menjadi lebih rapat dan akan meningkatkan keselamatan di luar angkasa dengan beberapa cara," kata Nicolls dalam unggahannya di platform media sosial X.

"Jumlah puing-puing dan konstelasi satelit yang direncanakan jauh lebih sedikit di bawah ketinggian 500 kilometer, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya tabrakan secara keseluruhan."

Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah wahana antariksa di orbit bumi meningkat tajam seiring perusahaan dan negara berlomba-lomba meluncurkan puluhan ribu satelit untuk jaringan internet dan berbagai layanan berbasis luar angkasa lainnya, seperti komunikasi dan pencitraan bumi.SpaceX, yang lama dikenal sebagai perusahaan peluncuran roket, kini menjadi operator satelit terbesar di dunia melalui Starlink. Jaringan ini terdiri dari hampir 10.000 satelit yang memancarkan layanan internet broadband kepada konsumen, pemerintah, dan pelanggan perusahaan.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026