Senator AS minta Apple dan Google tindak gambar AI tidak senonoh

id Apple dan Google, Senator AS, minta tindak, gambar AI, tidak senonoh, kalteng

Senator AS minta Apple dan Google tindak gambar AI tidak senonoh

Ilustrasi: Google dan Apple. (ANTARA/Google)

Jakarta (ANTARA) - Tiga senator Amerika Serikat meminta Apple dan Google untuk menghapus aplikasi X dan Grok dari toko aplikasi mereka menyusul maraknya laporan penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan gambar tidak senonoh perempuan dan anak-anak.

Dilansir dari Macrumors pada Senin, dalam surat kepada CEO Apple Tim Cook dan CEO Google Sundar Pichai, Senator Ron Wyden, Ben Ray Luján, dan Edward Markey menyatakan kekhawatiran atas “produksi massal gambar seksual tanpa persetujuan terhadap perempuan dan anak-anak” yang dikaitkan dengan fitur pembuatan gambar milik Grok.

Selama sepekan terakhir, X mendapat sorotan setelah muncul laporan bahwa fitur pembuatan gambar Grok digunakan untuk menghasilkan gambar tidak senonoh perempuan dan anak-anak.

Menanggapi hal tersebut, X membatasi kemampuan pembuatan gambar dari Grok untuk pengguna gratis di dalam platform X. Namun, menurut laporan The Verge, fitur tersebut masih tersedia bagi pelanggan berbayar serta melalui tab Grok di aplikasi X dan di aplikasi Grok.

Para senator menilai konten tersebut bersifat merugikan dan berpotensi melanggar hukum, serta bertentangan dengan kebijakan Apple dan Google. Mereka menyatakan bahwa kedua perusahaan seharusnya menghapus aplikasi X dan Grok hingga pelanggaran kebijakan tersebut ditangani.

Dalam surat itu disebutkan bahwa ketentuan layanan Apple melarang aplikasi memuat konten yang bersifat ofensif, tidak pantas, atau menjurus pada eksploitasi seksual, termasuk materi seksual yang dibuat tanpa persetujuan. Kebijakan Apple juga secara tegas melarang konten yang secara eksplisit memuat unsur seksual atau pornografi.

Para senator juga memperingatkan bahwa pembiaran terhadap praktik tersebut akan merusak kredibilitas kebijakan moderasi Apple dan Google.

"Bahkan, tidak mengambil tindakan akan melemahkan klaim Anda di ruang publik dan di pengadilan bahwa toko aplikasi Anda menawarkan pengalaman pengguna yang lebih aman dibandingkan membiarkan pengguna mengunduh aplikasi langsung ke ponsel mereka," tulis surat yang ditujukan kepada Apple dan Google tersebut.

Ketiga senator tersebut meminta Apple dan Google memberikan tanggapan tertulis atas surat tersebut paling lambat 23 Januari 2026.


Pewarta :
Editor : Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.