Wali Kota sebut Isra Miraj momen perkuat ukhuwah Islamiyah

id palangka raya,kalimantan tengah,fairid naparin,phbi

Wali Kota sebut Isra Miraj momen perkuat ukhuwah Islamiyah

Wali Kota Palangka Raya, Kalinantan Tengah, Fairid Naparin (kiri) menyerahkan bendera pada Ketua PHBI Palangka Raya. (ANTARA/Rendhik Andika)

Palangka Raya (ANTARA) - Wali Kota Palangka Raya, Kalinantan Tengah, Fairid Naparin menyampaikan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW harus menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah keimanan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Isra Mikraj bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi momentum bagi kita semua untuk memperkuat iman, memperkokoh ukhuwah, serta meningkatkan kualitas ibadah dan ukhuwah sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Fairid di Palangka Raya, Jumat.

Dia mengatakan, Isra Miraj bukan hanya sebagai peristiwa historis, tetapi juga sebagai sumber nilai spiritual, intelektual dan sosial yang tetap relevan dengan tantangan berkehidupan di era modern saat ini.

"Momen ini juga memiliki pesan nilai-nilai spiritual, intelektual, dan sosial yang sangat relevan bagi kehidupan umat manusia sepanjang masa sehingga umat Islam harus benar-benar memaknai Isra Miraj secara mendalam," katanya.

Ia menekankan, nilai-nilai yang terkandung dalam Isra Miraj, khususnya perintah salat, menjadi landasan dalam membangun karakter masyarakat yang berakhlak, disiplin, serta memiliki semangat kebersamaan.

Fairid juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum keagamaan tersebut sebagai penguat persatuan dan toleransi, khususnya di Kota Palangka Raya yang dikenal dengan keberagaman suku, agama, dan budaya.

“Melalui peringatan hari besar keagamaan seperti Isra Miraj, kita berharap masyarakat semakin rukun, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga kondusivitas daerah,” ujarnya.

Baca juga: Disdik Palangka Raya dorong sekolah rujukan jadi pusat replikasi pembelajaran digital

Pemerintah Kota Palangka Raya, lanjut dia, terus mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berkeadilan.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Palangka Raya ini juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus PHBI yang baru dikukuhkan.

Ia berharap pengurus HBI yang baru saja dilantik dapat menjalankan amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh dedikasi, kreativitas, dan komitmen dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi umat.

“PHBI memiliki peran strategis sebagai motor penggerak dalam menyemarakkan kegiatan keagamaan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat nilai moderasi dan toleransi antarumat beragama di Kota Palangka Raya,” lanjutnya.

Berdasarkan data Statistik Palangka Raya 2024 dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, jumlah penduduk Muslim di Kota Palangka Raya mencapai 217.189 jiwa, menjadikan Islam sebagai agama mayoritas yang turut memberi warna kuat dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat.

“Kota Palangka Raya sekarang memiliki ratusan masjid dan mushala yang tersebar di berbagai wilayah untuk memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat. Salah satu yang menjadi kebanggaan adalah Masjid Raya Darussalam Palangka Raya yang menjadi ikon besar umat Islam sekaligus pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan Islam," katanya.

Baca juga: DPRD Palangka Raya bentuk pansus bahas LHP BPK RI semester II 2025

Baca juga: Api mengamuk, sembilan kios di Palangka Raya ludes terbakar

Baca juga: UMPR Perkuat Konsep SMA Boarding School melalui Studi Referensi ke MBS Kalimantan Selatan


Pewarta :
Editor : Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.