Logo Header Antaranews Kalteng

Ketua DPRD Kapuas tekankan pentingnya investasi sawit dorong ekonomi daerah

Jumat, 23 Januari 2026 12:39 WIB
Image Print
Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Ardiansah. ANTARA/ All Ikhwan.

Kuala Kapuas (ANTARA) - Ketua DPRD Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Ardiansah, menekankan pentingnya investasi kelapa sawit sebagai salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.

Sektor kelapa sawit memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan perluasan lapangan kerja, kata Ardiansah di Kuala Kapuas, Jumat.

"Bagkan berperan penting dalam mempercepat pembangunan di berbagai wilayah Kabupaten Kapuas, khususnya di daerah pedesaan," ujarnya.

Politisi dari Partai Golongan karya (Golkar) ini menjelaskan, bahwa keberadaan investasi kelapa sawit tidak hanya berdampak pada perusahaan yang beroperasi, tetapi juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi ekonomi lokal.

Mulai dari penyerapan tenaga kerja, peningkatan usaha mikro dan kecil, hingga tumbuhnya sektor pendukung seperti transportasi, perdagangan, dan jasa. Hal ini dinilai sangat penting dalam upaya menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dari sisi pembangunan, lanjutnya, investasi kelapa sawit juga berperan dalam mempercepat penyediaan infrastruktur. Ardiansah menyoroti bahwa banyak perusahaan perkebunan yang turut berkontribusi dalam pembangunan jalan, jembatan, serta fasilitas sosial lainnya melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

"Infrastruktur tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari," kata Ardiansah.

Baca juga: Pemkab Gumas manfaatkan DBH sawit lanjutkan peningkatan jalan Kuala Kurun-Sarerangan

Meski demikian, wakil rakyat yang kembali lagi terpilih dari Daerah pemilihan (Dapil) Kapuas III ini, menegaskan bahwa investasi kelapa sawit harus tetap berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan dan kepatuhan terhadap regulasi.

Ardiansah mendorong agar perusahaan menjalankan usaha secara bertanggung jawab, menjaga kelestarian lingkungan, serta menghormati hak-hak masyarakat lokal. DPRD Kabupaten Kapuas, lanjutnya, berkomitmen untuk menjalankan fungsi pengawasan agar investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat optimal bagi daerah.

"Dengan pengelolaan yang baik dan sinergi antara pemerintah, legislatif, pelaku usaha, serta masyarakat, kami optimistis sektor kelapa sawit akan terus menjadi motor penggerak perekonomian, pembangunan, dan ketenagakerjaan di Kabupaten Kapuas secara berkelanjutan," demikian Ardiansah.

Baca juga: Pemkab Kotim tetap prioritaskan layanan publik meski DBH sawit anjlok

Baca juga: Terluas di Kalteng, kebun sawit sudah hampir sepertiga wilayah Kotim

Baca juga: Fapertahut UMPR lakukan vokasi pembibitan sawit berbasis AI dan geomatika



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026