Logo Header Antaranews Kalteng

DJPb: Program MBG di Kalteng jangkau 186.711 penerima manfaat

Selasa, 27 Januari 2026 17:37 WIB
Image Print
Kepala Kanwil DJPb Kalteng Herry Hernawan (tengah) beserta jajaran di Palangka Raya, Selasa (27/1/2026). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk provinsi setempat berdasarkan data per 31 Desember 2025 telah menjangkau atau melayani hingga 186.711 penerima manfaat.

"Penerima manfaat terdiri dari berbagai kelompok atau kategori, mulai dari balita, bumil/busui, siswa dari PAUD hingga SMA serta santri, SLB, dan PKBM," kata Kepala Kanwil DJPb Kalteng Herry Hernawan di Palangka Raya, Selasa.

Herry menjabarkan ada sebanyak 67 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) aktif dan telah menyerap tenaga kerja sebanyak 2.554 petugas, serta mampu menggerakkan 406 suplier untuk melayani 186.711 penerima manfaat tersebut.

Dia mengatakan, pelaksanaan MBG ini menjadi salah satu komponen Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) digunakan untuk belanja yang langsung diterima oleh masyarakat dalam kinerja Belanja APBN untuk Kalimantan Tengah.

Selain MBG, Belanja K/L lainnya adalah berupa belanja pendidikan sebesar Rp399,15 miliar atau 93,74 persen dari pagu yang sebagian besar untuk Siswa MI/MTS/MA/SMTK/SMAK penerima BOS sebesar Rp37,47 miliar.

Baca juga: Kinerja APBN Kalteng solid dengan Pendapatan tumbuh 5,03 persen

Kemudian peningkatan sarana prasarana serta mutu pendidikan pada sekolah dan perguruan tinggi keagamaan sebesar Rp205,36 miliar.

Juga belanja kesehatan Rp128,31 miliar atau 78,28 persen dari pagu yang sebagian besar untuk laboratorium, serta alat lab pengujian obat dan makanan sebesar Rp6,02 miliar dan pembinaan pendidikan tinggi Poltekes Kemenkes sebesar Rp16,87 miliar.

"Selanjutnya belanja infrastruktur Rp2,30 triliun atau 94,24 persen dari pagu yang sebagian besar untuk SID optimalisasi lahan dan cetak sawah sebesar Rp821,89 miliar," jelasnya.

Baca juga: OJK: Sektor Pasar Modal di Kalteng catatkan tren positif

Baca juga: Pemprov kaji sistem pengelolaan parkir khusus RTH Bundaran Besar

Baca juga: Pemprov Kalteng siapkan pola kerja fleksibel ASN



Pewarta :
Editor: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026