Logo Header Antaranews Kalteng

Wagub Kalteng: Kemajuan pertanian kunci utama wujudkan swasembada pangan

Jumat, 13 Februari 2026 14:34 WIB
Image Print
Wagub Kalteng Edy Pratowo (tiga dari kiri) bersama jajaran saat panen di demplot padi di Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau (10/2/2026). (ANTARA/HO-TPHP Kalteng)

Palangka Raya (ANTARA) - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo mengungkapkan bahwa saat ini Kalteng telah mewujudkan Program Cetak Sawah Rakyat seluas 21 ribu hektare dan optimasi lahan seluas 6.882 hektare merupakan langkah besar dalam mewujudkan provinsi ini sebagai lumbung pangan nasional.

Kemajuan sektor pertanian menjadi kunci utama dalam mewujudkan swasembada pangan sesuai prioritas pemerintah nasional, kata Wagub di Palangka Raya, Jumat. Untuk itu, dia meminta setiap daerah menyiapkan cadangan pangan pemerintah daerah.

Edy mengingatkan agar lahan baku sawah tidak dialihfungsikan di luar kepentingan ketahanan pangan. Ia berharap kepercayaan pemerintah pusat terhadap program lumbung pangan di Kalteng dapat dijawab dengan kerja keras dan sinergi antarinstansi.

Pemerintah Provinsi Kalteng juga menyiapkan strategi jangka panjang melalui pendidikan vokasi gratis bagi generasi muda. Program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia pertanian yang terampil, modern, dan siap diterjunkan sebagai Brigade Pangan di berbagai wilayah pengembangan.

“Lulusan vokasi tersebut nantinya diharapkan menjadi motor penggerak di lapangan, mempercepat adopsi teknologi, sekaligus menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan,” kata Edy.

Baca juga: Berikut pengaturan jam kerja Pemprov Kalteng saat Ramadhan

Ia menambahkan pembangunan sektor pertanian, termasuk peternakan dan perikanan, menjadi salah satu fokus Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng Rendy Lesmana menyatakan pihaknya terus memastikan pendampingan, ketersediaan sarana produksi, hingga penguatan kapasitas petani agar produktivitas semakin meningkat.

“Termasuk mendukung tersedianya fasilitasi sarana pascapanen yang lebih efektif dan efisien, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas gabah kering panen bagi kelompok tani atau gapoktan,” jelasnya.

Baca juga: Kalimantan Tengah targetkan 3 ribu siswa terbaik ikuti pembinaan khusus

Baca juga: Polda Kalteng mantapkan pengendalian harga dan pasokan pangan jelang Ramadhan

Baca juga: Gubernur Kalteng: Pawai Tarhib bawa semangat persatuan sambut Ramadhan



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026