
DPRD minta Pemprov Kalteng perkuat sinergi cegah kekerasan terhadap anak

Palangka Raya (ANTARA) - Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sugiyarto meminta pemerintah provinsi memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap anak melalui sinergi lintas sektor dan optimalisasi program perlindungan yang telah berjalan.
“Kasus yang terjadi selama ini tidak bisa dianggap sepele dan perlu penanganan terpadu antara pemerintah, sekolah, serta masyarakat,” katanya, Rabu.
Ia mengatakan, perlindungan anak tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan keterlibatan aktif berbagai elemen agar langkah pencegahan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Salah satu upaya yang dinilai penting adalah menghadirkan layanan pendampingan psikologis di sekolah. Menurutnya, keberadaan konselor mampu memberikan ruang aman sekaligus membantu anak menyampaikan persoalan yang dihadapi.
“Penambahan tenaga konselor juga perlu menjadi perhatian agar pendampingan terhadap anak bisa lebih maksimal,” ucapnya.
Selain itu, Sugiyarto juga mengungkapkan, edukasi tentang hak-hak anak harus terus digencarkan hingga tingkat desa. Sosialisasi dinilai penting agar masyarakat memahami tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.
Baca juga: DPRD Kalteng dorong UMKM tingkatkan daya saing dan tembus ekspor
Dia menambahkan, sekolah memiliki peran strategis dalam mendeteksi secara dini indikasi kekerasan. Guru dan tenaga pendidik harus peka terhadap perubahan perilaku anak yang bisa menjadi tanda adanya persoalan.
“Sinergi antara guru, konselor, dan orang tua perlu diperkuat, termasuk meningkatkan pengawasan di ruang publik yang rawan terjadi pelecehan terhadap anak,” ujarnya.
Sugiyarto juga menilai penyediaan fasilitas ramah anak, seperti taman bermain dan ruang belajar yang layak, menjadi bagian penting dalam mendukung perlindungan anak secara menyeluruh.
Dengan langkah tersebut, perlindungan anak diharapkan menjadi prioritas bersama demi menjaga masa depan generasi Kalimantan Tengah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi kekerasan terhadap anak, agar penanganan bisa segera dilakukan,” demikian Sugiyarto.
Baca juga: DPRD Kalteng dorong optimalisasi jembatan timbang di Kapuas
Baca juga: DPRD Kalteng sebut penggabungan PUPR dan Perkimtan langkah tepat perkuat kinerja
Baca juga: Teras Narang ajak 'keroyokan' perjuangkan aspirasi Kotim ke pusat
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
