
DPRD-Pemkab Katingan dalami LKPJ 2025

Kasongan (ANTARA) - Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Katingan Tahun Anggaran 2025 terus didalami melalui rapat kerja gabungan komisi DPRD bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan yang digelar di ruang rapat DPRD Katingan, Senin (6/4/2026).
Rapat lanjutan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Katingan, Christian Rain, serta dipimpin Ketua DPRD Katingan, Marwan Susanto. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang telah dilaksanakan pada Kamis (2/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Katingan Christian Rain menyampaikan bahwa pembahasan LKPJ menjadi bagian penting dalam proses evaluasi kinerja pemerintah daerah selama satu tahun anggaran. Dia menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus mampu menyampaikan capaian program secara transparan dan akuntabel.
“Melalui forum ini, kita berharap seluruh OPD dapat memberikan gambaran yang jelas terkait pelaksanaan program dan kegiatan selama tahun 2025, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi bersama untuk perbaikan ke depan,” jelas Christian Rain.
Rapat diisi dengan pemaparan dari sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Inspektur Kabupaten Katingan, Deddy Ferras, memaparkan hasil pengawasan internal serta perkembangan indeks penilaian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pemerintah daerah.
Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan pelaksanaan program pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), termasuk perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat yang saat ini sedang berjalan di Kabupaten Katingan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPP) turut memaparkan pembinaan kepegawaian, termasuk kriteria dalam pelaksanaan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Katingan.
Di sektor kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan menjelaskan kondisi pelayanan serta pembangunan fasilitas kesehatan, seperti Puskesmas dan Rumah Sakit Pratama. Sementara itu, Direktur RSUD Mas Amsyar menyampaikan bahwa rumah sakit tersebut saat ini telah memiliki 17 dokter spesialis dan direncanakan akan segera menambah dokter spesialis jantung.
Selain itu, RSUD Mas Amsyar juga mulai menerapkan sistem digital secara bertahap guna meningkatkan efisiensi pelayanan, termasuk penggunaan metode pembayaran berbasis QRIS untuk pendaftaran dan administrasi.
Rapat kerja gabungan ini turut dihadiri sejumlah kepala OPD lainnya, di antaranya Dinas Kesehatan, Inspektorat, BKPP, Diskominfostandi, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan, serta Bappelitbang Kabupaten Katingan.
Pewarta : Naslee/Rendhik Andika
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
