Logo Header Antaranews Kalteng

KONI pastikan Kotim tetap ikut Porprov Kalteng meski anggaran belum cair

Kamis, 9 April 2026 14:57 WIB
Image Print
Ketua KONI Kotim Alexius Esliter (tengah) didampingi Ketua ISSI Kotim Johny Tangkere (kanan) dan Wakil Ketua II KONI Kotim Rudi Setiawan (kiri) saat diwawancarai mengenai keikutsertaan dalam Porprov XIII Kalteng, Kamis (9/4/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.

Sampit (ANTARA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, memastikan kontingen Bumi Habaring Hurung tetap berpartisipasi pada Porprov XIII Kalteng di Kotawaringin Barat tahun ini, meski anggaran hibah belum dicairkan.

"Untuk pendaftaran sudah kami laksanakan dan sudah masuk tahapan. Sampai dengan kemarin, sudah ada 24 cabor yang terdaftar. Dengan ini kami pastikan KONI kotim akan berpartisipasi dalam Porprov Kalteng," kata Ketua KONI Kotim, Alexius Esliter di Sampit, Kamis.

Alexius menegaskan bahwa secara administratif tidak ada kendala dalam proses pendaftaran atlet. Tahapan yang berjalan diikuti dengan baik oleh pengurus KONI guna menjamin keberangkatan para atlet ke ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.

Dari total 35 cabang olahraga (cabor) yang ada di Kotim, termasuk eksibisi, sebanyak 24 cabor telah mendaftar untuk Porprov XIII Kalteng dengan total atlet sekitar 200 orang lebih. Adapun, untuk batas waktu pendaftaran berakhir pada 10 April 2026.

Terkait persoalan anggaran, ia mengakui bahwa dana operasional maupun keberangkatan memang belum siap di tangan KONI. Namun, usulan anggaran tersebut menurutnya sudah disetujui dan hanya tinggal menunggu proses pencairan.

"Kami juga menunggu kapan itu bisa dicairkan, karena yang tahu itu Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), karena dana itu lewat Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) mereka. Tapi kami selalu meminta segera dicairkan, karena itu permintaan dari cabor untuk kebutuhan persiapan," jelas Alexius.

Ia mengungkapkan, dalam berbagai kesempatan KONI Kotim terus menjalin komunikasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar anggaran bisa segera turun mengingat desakan dari berbagai cabor.

"Sembari menunggu kepastian dana tersebut, seluruh cabor saat ini tengah melakukan pembinaan atlet secara mandiri," ungkap mantan Anggota DPRD Kalteng ini.

Menanggapi isu adanya atlet yang eksodus atau pindah ke daerah lain, Alexius menyerahkan hal tersebut pada integritas masing-masing individu. Ia menekankan atlet yang memiliki loyalitas tinggi terhadap daerah pasti akan bertahan membela Kotim.

"Kami juga tidak bisa menahan mereka (atlet). Kalau motivasinya memang untuk mencari untung atau apa ya begitulah yang terjadi, tapi kalau untuk membawa nama daerah tentu mereka akan bertahan," ucapnya.

Baca juga: DPRD Kotim minta Dispora sampaikan hasil koordinasi pencairan hibah Porprov

Partisipasi Kotim dalam Porprov XIII Kalteng di Kabupaten Kotawaringin Barat ini diharapkan menjadi ajang pembuktian prestasi. KONI optimistis tahapan pendaftaran yang telah tuntas menjadi bukti komitmen daerah dalam memajukan sektor olahraga.

Disisi lain, Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kotim, Johny Tangkere menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 16 atlet yang kini tinggal melengkapi persyaratan administrasi. Persiapan para atlet balap sepeda ini dilakukan secara mandiri oleh pengurus kabupaten (pengkab) ISSI. Walaupun masih menunggu kepastian anggaran dari Dispora dan KONI, semangat para atlet untuk berlaga tetap terjaga dengan maksimal.

"Kalau dari ISSI ada 16 atlet yang sudah kami siapkan, tinggal melengkapi syarat-syarat saja. Untuk persiapan kami lakukan secara mandiri sembari menunggu kepastian dari Dispora dan KONI," ujarnya.

Johny menambahkan, bahwa komposisi atlet yang disiapkan terdiri dari wajah-wajah baru serta hasil peremajaan. Langkah ini diambil karena sejumlah atlet senior sebelumnya sudah melewati batas usia maksimal yang ditetapkan oleh regulasi pertandingan.

Meskipun menghadapi tantangan dari sisi pendanaan, ISSI Kotim tetap memasang target tinggi pada ajang Porprov mendatang. Johny optimistis para atletnya mampu bersaing dan menyumbangkan medali untuk mengharumkan nama Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Untuk persiapan kami lakukan secara mandiri sembari menunggu kepastian dari Dispora dan KONI, tapi kami siapkan untuk ikut. Targetnya tentu medali emas, kami tetap optimis," demikian Johny Tangkere.

Baca juga: Motoprix Kotim Open Race 2025 sukses, berikut daftar juara

Baca juga: DPRD Kotim ingatkan alokasi anggaran KONI berdampak pada prestasi

Baca juga: Komisi III DPRD Kotim bahas kesiapan KONI hadapi Porprov XIII Kalteng



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026