
Tersangka keempat pembantaian di Barito Utara ditangkap di Kutai Timur

Muara Teweh (ANTARA) - Polres Barito Utara,Kalimantan Tengah, menangkap tersangka keempat S alias Mano (45) pembantai satu keluarga di Desa Benangin, diringkus di Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, melalui Kasat Reskrim AKP Ricky Hermansyan membenarkan penangkapan tersangka keempat pelaku pembunuhan berencana di Desa Benangin II, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara setelah kabur selama sembilan hari.
"Ya, pelaku ditangkap Selasa (28/4) sekitar pukul 16.00 WITA dan kini ditahan di Polres Barito Utara. Operasi penangkapan dibackup Polsek Kongbeng dan Polres Kutai Timur," kata Ricky kepada wartawan di Muara Teweh, Jumat.
Menurut dia, pelaku ditangkap saat bersembunyi di pondok kosong lahan belukar di Kecamatan Kongbeng, Kutai Timur.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, M mengaku membunuh tiga korban, sedangkan tersangka F membunuh satu korban. Satu korban lagi, yakni bocah berusia tiga tahun masih didalami siapa pembunuhnya.
"Tersangka mengaku korban dibunuh dengan senjata tajam. Senpi ditembakkan ke atas. Senpi rakitan sudah dibuang ke sungai. Tapi mandau sudah diamankan, semua cocok dengan hasil otopsi," jelas Ricky.
Berdasarkan catatan kepolisian, pada 2025, korban Ono pernah ditampar Mano, sehingga diproses tindak pidana ringan di Pegadilan Negeri Muara Teweh.
Sebelumnya Polres Barito Utara menangkap tiga terduga pelaku pembantaian yakni berinisial VN (pria), LK (pria), dan SA (perempuan). Terduga LK tercatat pernah menjadi kepala desa di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Terduga LK dan SA merupakan pasangan suami-istri, sedangkan VN yang ditangkap di Kaltim bersama SA.
Peristiwa ini, berkaitan dengan sengketa perebutan lahan. Lahan berada dalam kawasan hutan dekat dengan jalan perusahaan HPH PT Timber Dana di Kilometer 95.
Baca juga: Polres Barito Utara tangkap tiga pelaku pembantaian di batas Kalteng-Kaltim
Pembantaian keji terjadi di Perbatasan Kalteng-Kaltim tepatnya di lokasi PT. Timber Dana, wilayah Desa Benangin, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Minggu (19/4) sekitar pukul 16.30 WIB.
Satu keluarga terdiri dari enam orang warga Desa Benangin II dibantai oleh kelompok terduga pelaku.
Tercatat lima orang meninggal dunia dan satu korban mengalami luka parah, sehingga dilarikan ke RSUD Muara Teweh.
Korban meninggal dunia yakni Cuah (55), Hasna (40), Tasya Haulina (17), David (3), Ono (50), Sedangkan korban luka kritis bernama Alfian usia 40 tahun dirawat di RSUD Muara Teweh.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
