
TMMD di Barsel buka akses jalan menuju objek wisata air terjun Bipakali

Buntok (ANTARA) - Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Barito Selatan, Kalimantan Tengah ke-128 membuka akses jalan menuju objek wisata air terjun di Desa Bipakali, Kecamatan Gunung Bintang Awai.
Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri mengapresiasi atas capaian TMMD karena akses jalan menuju objek wisata tersebut yang selama ini sulit dijangkau, kini sudah mudah dilalui.
"Kita juga mengucapkan terima kasih apresiasi kepada jajaran Kodim 1012 Buntok yang telah berhasil melaksanakan pembangunan di Desa Bipakali melalui program TMMD ke-128," katanya saat acara penutupan TMMD, Kamis.
Dengan terbukanya jalan tersebut, lanjut dia, tentunya akan memudahkan bagi masyarakat yang ingin berwisata menikmati keindahan alam pada objek wisata air terjun ini.
"Kita mengharapkan, agar akses jalan itu dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat," ucapnya.
Eddy Raya juga meminta kepada masyarakat agar menjaga dan merawat jalan tersebut supaya tetap berfungsi dengan baik dalam jangka panjang.
Baca juga: Legislator Barito Selatan ajak masyarakat jaga kebersihan lingkungan
Dandim 1012 Buntok, Letkol Inf Muhamad Edy mengatakan, TMMD merupakan program terpadu hasil kolaborasi antara TNI Angkatan Darat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam rangka mempercepat pembangunan nasional, khususnya di wilayah pedesaan dan terpencil.
"TMMD merupakan implementasi strategis kehadiran negara untuk rakyat melalui TNI,” katanya saat membacakan sambutan Pangdam XXII/Tambun Bungai.
Ia menjelaskan, Satgas TMMD telah melaksanakan berbagai program pembangunan fisik guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Seluruh sasaran fisik yang dikerjakan enam Satgas TMMD jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai melalui program unggulan TNI AD disebut berhasil diselesaikan tepat waktu.
Selain pembangunan fisik, sasaran nonfisik berupa penyuluhan kebangsaan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat juga mendapat respons positif dari masyarakat setempat.
Dia juga menyampaikan, penentuan sasaran TMMD ini dilakukan berdasarkan hasil observasi terhadap keperluan masyarakat di lapangan.
"Kita mengharapkan, program tersebut mampu membuka akses sosial dan ekonomi, serta memperlancar mobilitas komoditas warga, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di daerah terpencil," demikian Muhamad Edy.
Acara penutupan TMMD ke-128 dihadiri Wakil Bupati Khristianto Yudha, Kapolres Barito Selatan AKBP Jackson R Hutapea, jajaran Forkopimda, serta sejumlah kepala OPD di wilayah setempat.
Baca juga: Satpol PP dan DLH Barsel ajak masyarakat tetap tertib dalam membuang sampah
Baca juga: DPUPR Barsel survei harga satuan material bangunan imbas kenaikan BBM
Baca juga: Pemkab Barsel gandeng berbagai pihak perkuat ketahanan pangan dan lindungi perempuan
Pewarta : Bayu Ilmiawan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
