
Workshop Deep Learning tingkatkan kompetensi guru dan kepsek di Gumas

Kuala Kurun (ANTARA) - Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Manggatang Utus Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, menggelar Workshop Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang dipusatkan di Kuala Kurun, 3–4 Juni 2026.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Gumas Aprianto saat membuka kegiatan di Kuala Kurun, Rabu, menyambut baik sekaligus mengapresiasi pelaksanaan workshop tersebut.
"Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru, agar mampu mengikuti perkembangan serta transformasi dunia pendidikan yang terus berlangsung," sambungnya.
Deep learning merupakan pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemahaman konsep secara mendalam. Pendekatan ini bukan kurikulum baru, melainkan pelengkap implementasi Kurikulum Merdeka dengan menempatkan peserta didik sebagai pusat proses pembelajaran.
Dalam penerapannya, deep learning bertumpu pada tiga pilar utama, yakni mindful learning atau pembelajaran berkesadaran, meaningful learning atau pembelajaran bermakna, dan joyful learning atau pembelajaran menyenangkan.
Melalui pendekatan tersebut, peserta didik didorong untuk tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga mampu memaknai serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: HUT ke-24 Gumas akan dimeriahkan festival budaya hingga hiburan rakyat
Selain itu, implementasi deep learning di kelas juga didukung pemanfaatan teknologi dan pengalaman nyata peserta didik. Pendekatan ini membantu menyederhanakan konsep-konsep yang kompleks agar lebih mudah dipahami sekaligus mendorong siswa belajar secara aktif melalui proses penemuan (discovery learning).
"Melihat besarnya manfaat yang dapat diperoleh, saya berharap seluruh peserta mengikuti workshop ini dengan sungguh-sungguh, mempelajari berbagai konsep dan penerapan deep learning yang nantinya dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah," kata Aprianto.
Sementara itu, Ketua KKKS Manggatang Utus Kecamatan Kurun, During, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kepala sekolah dan operator sekolah terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi), Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Pembelajaran Mendalam, serta administrasi sekolah.
Ia menjelaskan, kegiatan diikuti 75 peserta yang terdiri atas 25 kepala sekolah dan 50 guru. Para peserta tersebut berasal dari 25 sekolah se-Kecamatan Kurun yang meliputi 23 SD negeri dan dua SD swasta.
"Hadir sebagai narasumber Rahmat Hidayat, S.Pd., S.Sos., M.Pd. dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini juga mendapat dukungan pembiayaan dari Penerbit Erlangga," demikian During.
Baca juga: Bupati Gumas dorong siswa lanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi
Baca juga: Pemkab Gunung Mas raih Opini WTP ke-11 dari BPK
Baca juga: Sakit hati diabaikan, pendulang emas di Gumas tega habisi rekan kerja
Pewarta : Chandra
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
