Muhammadiyah: teror bentuk ujian persaudaraan dan persatuan bangsa
Senin, 21 Mei 2018 11:53 WIB
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti saat ceramah di acara buka bersama warga Muhammadiyah Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Minggu (20/5). (Foto Antara Kalteng/Rendhik Andika)
Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu`ti menilai teror yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia merupakan bagian dari ujian untuk mengetahui seberapa kuat persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia saat ini.
"Aksi teror beberapa waktu lalu merupakan musibah, yang salah satunya sebagai bentuk ujian yakni bangsa Indonesia tengah diuji kekuatan persatuan dan persaudaraannya," kata Abdul Mu`ti di Palangka Raya, Minggu.
Selain itu, aksi teror juga dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi seluruh elemen bangsa dalam bermasyarakat dan berbangsa serta bernegara.
"Untuk itu, jangan karena aksi teror tersebut kita jadi saling menuding, mencurigai bahkan saling memusuhi karena jika itu terjadi maka tujuan teror tercapai," katanya.
Dia pun mengimbau masyarakat tak mudah terprovokasi dan menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya terkait dengan isu teror.
Abdul Mu`ti juga mengajak masyarakat untuk tidak was-was dengan peristiwa yang memilukan tersebut dan menyerahkan sepenuhnya pengusutan kasus teror kepada pihak berwenang.
Pernyataan itu diungkapkan dia saat memberikan ceramah dalam acara buka bersama warga Muhammadiyah Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di Masjid Darul Arqam, komplek Perguruan Tinggi Muhammadiyah Palangka Raya.
"Ramadhan adalah momentum meningkatkan rasa persaudaraan, mempererat silaturahmi dan persatuan antar masyarakat dan bangsa. Ramadhan ini tak hanya menigkatkan iman kepada allah tetapi juga memperkuat persatuan antar sesama muslimin dan sesama masyarakat Indonesia," katanya.
Sementara itu, ketua panitia buka puasa, Daryana menerangkan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Pimpinan Wilayah dan Ortom Muhammadiyah dalam menyambut Ramadhan.
"Hari ini selain buka bersama juga dilaksanakan layanan kesehatan yang dilakukan RSI PKU Muhammadiyah. Selain itu, selama Ramadhan ini Muhammadiyah Kalimantan Tengah juga ada beberapa kegiatan sosial seperti penyediaan paket Ramadhan," katanya.
Turut hadir dalam acara itu seperti Plt Sekda Provinsi Kalteng Fakhrizal Fitri dan Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio serta sejumlah tokoh masyarakat dan ormas di Kalimantan Tengah.
"Aksi teror beberapa waktu lalu merupakan musibah, yang salah satunya sebagai bentuk ujian yakni bangsa Indonesia tengah diuji kekuatan persatuan dan persaudaraannya," kata Abdul Mu`ti di Palangka Raya, Minggu.
Selain itu, aksi teror juga dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi seluruh elemen bangsa dalam bermasyarakat dan berbangsa serta bernegara.
"Untuk itu, jangan karena aksi teror tersebut kita jadi saling menuding, mencurigai bahkan saling memusuhi karena jika itu terjadi maka tujuan teror tercapai," katanya.
Dia pun mengimbau masyarakat tak mudah terprovokasi dan menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya terkait dengan isu teror.
Abdul Mu`ti juga mengajak masyarakat untuk tidak was-was dengan peristiwa yang memilukan tersebut dan menyerahkan sepenuhnya pengusutan kasus teror kepada pihak berwenang.
Pernyataan itu diungkapkan dia saat memberikan ceramah dalam acara buka bersama warga Muhammadiyah Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di Masjid Darul Arqam, komplek Perguruan Tinggi Muhammadiyah Palangka Raya.
"Ramadhan adalah momentum meningkatkan rasa persaudaraan, mempererat silaturahmi dan persatuan antar masyarakat dan bangsa. Ramadhan ini tak hanya menigkatkan iman kepada allah tetapi juga memperkuat persatuan antar sesama muslimin dan sesama masyarakat Indonesia," katanya.
Sementara itu, ketua panitia buka puasa, Daryana menerangkan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Pimpinan Wilayah dan Ortom Muhammadiyah dalam menyambut Ramadhan.
"Hari ini selain buka bersama juga dilaksanakan layanan kesehatan yang dilakukan RSI PKU Muhammadiyah. Selain itu, selama Ramadhan ini Muhammadiyah Kalimantan Tengah juga ada beberapa kegiatan sosial seperti penyediaan paket Ramadhan," katanya.
Turut hadir dalam acara itu seperti Plt Sekda Provinsi Kalteng Fakhrizal Fitri dan Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio serta sejumlah tokoh masyarakat dan ormas di Kalimantan Tengah.
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan visitasi lapangan Akademi Komunitas Muhammadiyah UMPR
08 April 2026 17:33 WIB
Bupati Barito Timur dukung percepatan pendirian Universitas Muhammadiyah Barito
02 April 2026 11:24 WIB
FK-FKG UMPR gelar kuliah umum bioetika dan profesionalisme dokter Muhammadiyah
11 March 2026 4:23 WIB
IMM Kalteng dukung penuh pembangunan Universitas Muhammadiyah di Pangkalan Bun
06 March 2026 17:14 WIB
Gubernur Kalteng luncurkan program D1 Vokasi Akademi Muhammadiyah Palangkaraya
06 March 2026 11:28 WIB
Pemkab Kobar siap fasilitasi pembangunan Universitas Muhammadiyah di Pangkalan Bun
05 March 2026 10:15 WIB