Teras Narang dukung solusi Pemkot Palangka Raya hadapi penghapusan honorer
Jumat, 22 Juli 2022 14:05 WIB
Anggota DPD RI Agustin Teras Narang saat melaksanakan reses secara daring dengan sekretaris daerah (Sekda) serta Satuan Organisasi perangkat daerah (SOPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (22/7/2022). ANTARA/HO-Tim Teras Narang.
Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPD RI Agustin Teras Narang menilai secara jangka panjang agenda reformasi birokrasi dan kebijakan penghapusan tenaga honorer barangkali baik, namun jangka pendek dapat juga menyulitkan agenda pelayanan publik di daerah, terlebih yang sumber pendapatan asli daerahnya masih terbatas.
Penilaian itu disampaikan Teras Narang usai melaksanakan reses DPD RI secara daring dengan sekretaris daerah (Sekda) serta Satuan Organisasi perangkat daerah (SOPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat.
"Tapi, saya mengapresiasi dan mendukung solusi dari pemkot Palangka Raya menghadapi kebijakan penghapusan tenaga honorer itu. Apalagi pemkot menyiapkan tenaga honorer yang akan kehilangan pekerjaan, bisa diserap oleh dunia usaha di kota ini," ucapnya.
Adapun solusi yang dipersiapkan yakni, mengusulkan formasi CASN dengan usulan penambahan nilai affirmasi bagi PTT yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun dan diutamakan usia mendekati pensiun, melakukan pengurangan PTT secara bertahap hingga tahun 2023.
Kemudian, bekerja sama dengan lembaga ketenagakerjaan dalam mengakomodir PTT yang memiliki kompetensi, membuat program pembinaan kewirausahaan dan kegiatan UMKM bagi PTT yang tidak dapat disalurkan ke perusahaan, serta tenaga outsourcing atau alih daya dilakukan secara swakelola oleh OPD sesuai kebutuhan.
"Selain berbagai solusi itu, pemkot menyampaikan kepada saya, agar kementerian terkait yang memiliki fungsi pembinaan dapat pula mendukung transisi ini, dapat memberikan pendampingan serta pembinaan," kata Teras.
Gubernur Kalimantan Tengah periode 2005-2015 itu juga menerima informasi, dalam situasi peralihan akibat reformasi birokrasi misalnya, masih banyak ASN yang beralih ke tenaga fungsional, mengalami kendala dalam posisi barunya.
Baca juga: Dukung Indonesia maju, Teras dorong GKE revitalisasi pelayanan pendidikan
"Bahkan tak sedikit yang berharap bekerja pada struktural dan melahirkan pemahaman yang kurang terintegrasi dengan model kerja yang baru. Ini perlu juga jadi perhatian dari Pemerintah Pusat, terkhusus kementerian terkait," beber dia.
Reses senator asal Kalteng ke pemkot Palangka Raya secara khusus membahas terkait kebijakan pemerintah yang akan menghapus tenaga honorer mulai tahun depan dari pekerjaan di pemerintahan, serta isu pertanahan.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada pemkot Palangka Raya, terkhusus Sekda ibu Hera Nugrahayu yang telah secara komprehensif menyajikan dan memaparkan data secara serta detail," demikian Teras Narang.
Baca juga: Kendalikan harga pangan, pemda harus bangun citra dan rutin ke pasar
Baca juga: Teras Narang minta penyelesaian konflik di IKN harus 'win-win solution'
Baca juga: Cegah kesenjangan, Teras minta pembangunan di IKN tidak tergesa-gesa
Penilaian itu disampaikan Teras Narang usai melaksanakan reses DPD RI secara daring dengan sekretaris daerah (Sekda) serta Satuan Organisasi perangkat daerah (SOPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat.
"Tapi, saya mengapresiasi dan mendukung solusi dari pemkot Palangka Raya menghadapi kebijakan penghapusan tenaga honorer itu. Apalagi pemkot menyiapkan tenaga honorer yang akan kehilangan pekerjaan, bisa diserap oleh dunia usaha di kota ini," ucapnya.
Adapun solusi yang dipersiapkan yakni, mengusulkan formasi CASN dengan usulan penambahan nilai affirmasi bagi PTT yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun dan diutamakan usia mendekati pensiun, melakukan pengurangan PTT secara bertahap hingga tahun 2023.
Kemudian, bekerja sama dengan lembaga ketenagakerjaan dalam mengakomodir PTT yang memiliki kompetensi, membuat program pembinaan kewirausahaan dan kegiatan UMKM bagi PTT yang tidak dapat disalurkan ke perusahaan, serta tenaga outsourcing atau alih daya dilakukan secara swakelola oleh OPD sesuai kebutuhan.
"Selain berbagai solusi itu, pemkot menyampaikan kepada saya, agar kementerian terkait yang memiliki fungsi pembinaan dapat pula mendukung transisi ini, dapat memberikan pendampingan serta pembinaan," kata Teras.
Gubernur Kalimantan Tengah periode 2005-2015 itu juga menerima informasi, dalam situasi peralihan akibat reformasi birokrasi misalnya, masih banyak ASN yang beralih ke tenaga fungsional, mengalami kendala dalam posisi barunya.
Baca juga: Dukung Indonesia maju, Teras dorong GKE revitalisasi pelayanan pendidikan
"Bahkan tak sedikit yang berharap bekerja pada struktural dan melahirkan pemahaman yang kurang terintegrasi dengan model kerja yang baru. Ini perlu juga jadi perhatian dari Pemerintah Pusat, terkhusus kementerian terkait," beber dia.
Reses senator asal Kalteng ke pemkot Palangka Raya secara khusus membahas terkait kebijakan pemerintah yang akan menghapus tenaga honorer mulai tahun depan dari pekerjaan di pemerintahan, serta isu pertanahan.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada pemkot Palangka Raya, terkhusus Sekda ibu Hera Nugrahayu yang telah secara komprehensif menyajikan dan memaparkan data secara serta detail," demikian Teras Narang.
Baca juga: Kendalikan harga pangan, pemda harus bangun citra dan rutin ke pasar
Baca juga: Teras Narang minta penyelesaian konflik di IKN harus 'win-win solution'
Baca juga: Cegah kesenjangan, Teras minta pembangunan di IKN tidak tergesa-gesa
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Teras Narang dorong peningkatan kapasitas BNNK Kotim perkuat pemberantasan narkoba
27 February 2026 13:25 WIB
OJK Kalteng-DPD RI kawal penerapan UU ITE lindungi masyarakat dari kejahatan digital
20 December 2025 9:36 WIB
Teras Narang ajak semua pihak dukung hilirisasi pasir kuarsa dan alumina di Kalteng
01 December 2025 17:25 WIB
DPRD bersama Pemkot Palangka Raya komitmen tuntaskan masalah tapal batas antarwilayah
13 October 2025 14:02 WIB
Terpopuler - Prov. Kalimantan Tengah
Lihat Juga
Kanwil Kemenkum Kalteng perkuat sentra KI dan sinergi strategis Perguruan Tinggi
04 March 2026 16:10 WIB
Pemprov Kalteng pastikan bantuan pendidikan tetap ada saat efisiensi anggaran
03 March 2026 10:36 WIB