Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Purdiono menyoroti masih terdapat 1.368 desa di daerah ini yang belum menyelesaikan penetapan dan penegasan batas desa (PPBDes).
"Berdasarkan informasi dari 1.432 desa di Kalimantan Tengah baru 64 desa yang telah merampungkan tapal batasnya hingga berbadan hukum," katanya di Palangka Raya, Kamis.
Dia mengungkapkan, capaian tersebut masih sangat minim dan memerlukan akselerasi serius dari pemerintah provinsi, khususnya pada Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah.
Menurutnya, ketidakjelasan batas wilayah bukan sekadar masalah administrasi, melainkan berdampak langsung pada iklim investasi dan kepastian hukum di desa.
"Untuk itu kami akan terus memantau kinerja eksekutif pada tahun anggaran 2026 ini agar menggenjot penyelesaian batas desa tersebut," ucapnya.
Purdiono mengungkapkan, pihaknya selaku DPRD siap mendukung penuh langkah pemerintah provinsi dalam mendorong penyelesaian tata batas tersebut.
Baca juga: Ketua DPRD minta Pemkot Palangka Raya segera tindak lanjuti catatan BPK RI
Hal ini dilakukan sebab dikhawatirkan akan memunculkan polemik-polemik baru di kemudian hari apabila tata batas tak kunjung diselesaikan.
"Kami berharap koordinasi antara Pemprov Kalteng dengan pemerintah kabupaten/kota dapat lebih intensif, sehingga kendala teknis di lapangan dapat segera ditemukan solusinya," ujarnya.
Purdiono menilai percepatan penetapan batas desa juga penting untuk mendukung perencanaan pembangunan yang berbasis data kewilayahan yang akurat, termasuk penyaluran anggaran, pengelolaan sumber daya alam, serta penyelesaian potensi konflik antarwilayah.
Ia menegaskan Komisi I DPRD akan terus mendorong adanya target waktu yang jelas dari pemerintah provinsi agar proses PPBDes tidak berlarut-larut.
“Kami ingin ada peta jalan yang konkret dan terukur, sehingga penyelesaian tapal batas desa tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar tuntas demi kepastian hukum dan pembangunan desa,” demikian Purdiono.
Baca juga: Kiat siapkan makanan bergizi seimbang untuk anak
Baca juga: Job Fair Sampit 2026 sediakan ratusan lowongan pekerjaan
Baca juga: RSUD Muara Teweh tegaskan parkir gratis di area rumah sakit