Sampit (ANTARA) - Keberangkatan pemudik dari Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kali ini terkesan lebih istimewa karena dilepas langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran yang sekaligus melakukan kunjungan kerja ke wilayah setempat.

“Semoga sampai tujuan, selamat sampai rumah, gembira ria berkumpul sama saudara-saudari di rumah. Kami berdoa agar perjalanan bapak ibu sekalian lancar dan aman,” kata Agustiar di Sampit, Senin.

Agustiar secara simbolis melepas keberangkatan 1.400 pemudik yang menggunakan KM Lawit dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Kehadiran orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas dan pelayanan arus mudik berjalan maksimal.

Didampingi Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Zainul Arifin, Gubernur melakukan peninjauan menyeluruh. Kehadiran rombongan ini disambut langsung oleh Bupati Kotim Halikinnor dan jajaran.

Kegiatan ini bertepatan dengan kunjungan kerja anggota Komisi V DPR RI Muhammad Syauqie yang turut bergabung dalam rombongan tersebut.

Sebelum ke pelabuhan, rombongan juga sempat memantau kondisi arus mudik di Bandara Haji Asan Sampit untuk memastikan kesiapan moda transportasi udara.

“Hari ini kunjungan kerja kami untuk memastikan aktivitas penumpang di Pelabuhan Sampit lancar dan aman, khususnya bagi pemudik. Kami meninjau fasilitas dan memastikan persiapan maksimal agar perjalanan warga kita berjalan sesuai harapan,” ujar Agustiar.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Forkopimda saat meninjau aktivitas pemudik di Pelabuhan Sampit, Senin (16/3/2026). (ANTARA/Devita Maulina)

Gubernur Kalteng tersebut juga menyempatkan diri naik ke kapal untuk berinteraksi dengan sejumlah penumpang dan berbincang singkat dengan kapten kapal di anjungan kapal.

Dalam kesempatan tersebut, Agustiar bersama Forkopimda yang hadir menitipkan pesan keselamatan kepada kapten kapal dan mendoakan para penumpang yang akan menyeberangi Laut Jawa, melalui pengeras suara yang terhubung ke seluruh ruang penumpang.

“Kami menitipkan warga Kotim untuk sampai ke Semarang dengan selamat. Hati-hati, karena di momentum hari besar seperti ini tingkat kriminalitas bisa meningkat. Banyak orang tidak bertanggung jawab berkeliaran, jadi tetap waspada selama perjalanan,” pungkasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menekankan pentingnya kesehatan fisik selama perjalanan jauh. Pihak kepolisian berkomitmen menjaga keamanan di titik-titik keberangkatan agar masyarakat merasa nyaman.

“Kami mengucapkan selamat bermudik. Semoga Bapak dan Ibu sampai di tujuan dalam keadaan sehat dan berbahagia. Mari kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” ucapnya

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Zainul Arifin turut memberikan motivasi kepada para pemudik. Beliau berharap momentum Idul Fitri tahun ini menjadi saat yang membahagiakan bagi seluruh perantau yang kembali ke kampung halaman.

“Selamat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung masing-masing. Semoga perjalanan bapak dan ibu sekalian aman, tertib dan semuanya tiba dengan penuh kebahagiaan di tujuan,” tuturnya.

Baca juga: Pastikan kelancaran arus mudik, Gubernur Kalteng pantau Bandara Tjilik Riwut

Kehadiran Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Syauqie, dalam rombongan ini juga memperkuat pengawasan terhadap infrastruktur transportasi. Ia secara khusus mengingatkan penumpang untuk memberikan perhatian lebih kepada kelompok rentan selama pelayaran berlangsung.

“Selamat berlayar menuju Tanjung Emas Semarang. Jaga kesehatan dan barang bawaan. Terutama perhatikan anak kecil dan wanita, berikan prioritas bagi mereka agar semuanya tiba di destinasi dengan selamat,” pesan Syauqie.

Sementara itu, Ketua Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 di Pelabuhan Sampit, Gusti Muchlis menyampaikan keberangkatan KM Lawit hari ini mengangkut sebanyak 1.400 penumpang menuju Semarang. 

“Secara akumulatif, sudah ada empat armada kapal yang melayani rute Sampit menuju Surabaya dan Semarang dengan total pemudik yang diberangkatkan mencapai 4.083 orang sejak periode Angkutan Laut Lebaran 2026 dimulai pada 13 Maret 2026 lalu,” sebutnya.

Selain arus keberangkatan, tercatat sebanyak 487 penumpang turun dari KM Lawit pada hari sebelumnya, sehingga total penumpang turun berjumlah 950 orang. 

Ia menambahkan, meski volume penumpang meningkat tajam, seluruh proses embarkasi dan debarkasi sejauh ini berjalan tanpa kendala berarti. 

Koordinasi intensif antara penyedia jasa transportasi laut dan tim pengamanan di lapangan menjadi kunci kelancaran arus mudik di gerbang laut Kotawaringin Timur tersebut.

Guna mengantisipasi lonjakan, pihak posko menerapkan strategi percepatan boarding lebih awal untuk memastikan tidak terjadi penumpukan calon penumpang di area terminal pelabuhan.

“Sejauh ini pantauan arus mudik alhamdulillah lancar, walaupun sempat dikhawatirkan karena ada tiga kapal pada hari Minggu kemarin. Kami membuat strategi dengan mengurai penumpang melalui boarding lebih awal, sehingga kepadatan penumpang ketiga kapal itu bisa terurai dengan baik,” demikian Gusti Muchlis.

Baca juga: Temui masyarakat, Gubernur Kalteng perjuangkan keberlanjutan tambang rakyat ke Pusat

Baca juga: Gubernur Kalteng penuhi janji, bantuan tunai KHBS mulai diterima masyarakat

Baca juga: Gubernur Kalteng: Duka masyarakat adalah duka kami