
BKBPP Barito Utara Gelar Raker Program KBPP

Saya minta kepada mitra BKBPP lebih gencar mempromosikan program KB dan PP. Kita tidak membatasi kelahiran tetapi menganjurkan merencanakan dan mengatur kelahiran,"
Muara Teweh, 10/4 (ANTARA) - Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah menggelar rapat kerja (Raker) program keluarga berencana dan pemberdayaan perempuan (KBPP) tahun 2013.
"Raker program KBPP ini untuk diketahui pencapaian program tahun 2012, merencanakan kegiatan tahun 2013 dan mengevaluasi pencapaian program tahun 2012 beserta permasalahannya," kata Bupati Barito Utara, Achmad Yuliansyah di Muara Teweh, Rabu.
Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Barito Utara, Sunoto itu, Yuliansyah mengatakan, raker ini diharapkan terbangun koordinasi dengan mitra kerja dan ditindaklanjuti sampai ke tingkat kecamatan.
Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pemenuhan permintaan masyarakat (PPM), sebaiknya dibarengi dengan peningkatan advokasi, tambah Bupati Yuliansyah.
"Hal ini sengat perlu karena kondisi geografis daerah kita dan tingkat pendidikan warga masyarakat kita masih rendah sehingga untuk memperoleh akses informasi masih kurang serta pelayanan kesehatan khususnya KB masih kurang," katanya.
Bupati mengatakan, dibutuhkan kesadaran dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat agar program ini berjalan lancar. Demikian pula pemberdayaan perempuan, kualitas hidup, perlindungan perempuan dan anak, perlu mendapat perhatian.
Pemberdayaan kualitas hidup kaum perempuan dan perlindungan perempuan dan anak perlu ditingkatkan karena di lapangan masih banyak terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Ini merupakan persoalan yang harus ditangani bersama-sama, bukan hanya tugas BKBPP, tetapi semua SKPD terkait. Oleh karena itu semua hendaknya bahu membahu bermitra dalam pelaksanaan program-program pembangunan, termasuk pemberdayaan perempuan.
"Saya minta kepada mitra BKBPP lebih gencar mempromosikan program KB dan PP. Kita tidak membatasi kelahiran tetapi menganjurkan merencanakan dan mengatur kelahiran," kata dia.
(T.K009/B/S019/S019)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
