Ferdinand Unggul Putaran Kedua Pemilihan Rektor Unpar

id Ferdinand Unggul Putaran Kedua Pemilihan Rektor Unpar, Logo Unpar

Ferdinand Unggul Putaran Kedua Pemilihan Rektor Unpar

Logo Universitas Palangka Raya (Unpar) (istimewa)

Tidak ada yang abstain dan hasil itu mengukuhkan Ferdinand memimpin Unpar lima tahun ke depan,"

Palangka Raya, 13/5 (ANTARA) - Prof DR Ferdinand MS berhasil mengungguli DR Andrie Elia Embang MSi dan Prof DR Joni Bungai MPD dalam pemilihan rektor univesitas Palangka Raya (Unpar) pada putaran kedua yang berlangsung tertutup di aula Rahan, Senin.

Ferdinand meraih 37 suara, Elia 19 suara dan Joni dua suara dari 58 suara perpaduan 38 suara Senat Unpar dan 20 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang diperrebutkan pada putaran kedua, ungkap Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unpar Prof DR I Nyoman Sudyana di Palangka Raya.

"Tidak ada yang abstain dan hasil itu mengukuhkan Ferdinand memimpin Unpar lima tahun ke depan," tambah Dia.

Nyoman menegaskan pemilihan putaran kedua berlangsung lancar dan aman. Sedangkan lamanya proses pemilihan dari pukul 10.00 wib hingga 12.30 disebabkan adanya penjelasan tata tertib, mencap dan memusnahkan kertas suara di hadapan anggota senat dan perwakilan Kemedikbud.

Ia mengatakan dalam pemilihan ini Menteri Kemendikbud diwakili Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Jenderal Pendidikan Prof Dr Achmad Jazidie MEng.

"Hasil pemilihan akan disampaikan dan diusulkan ke Kemendikbud untuk dibuat surat keputusan serta diangkat menjadi Rektor Unpar periode 2013 hingga 2017," beber Nyoman.

Ketua Pemilihan Unpar itu mengemukakan pelantikan rektor akan dilaksanakan sekitar Juni 2013, karena masa jabatan Rektor Hendri Singaraca berakhir 16 Juni 2013.

"Setelah ada SK dari Kemendikbud akan dilakukan pelantikan, tapi kemungkinan besar Juni ini. Tunggu saja," demikian Nyoman.


(T.KR-JWM/B/E001/E001)


Pewarta :
Editor : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.