Warga Lehai Barsel Dambakan Jalan Darat Dan Listrik

id Warga Lehai Barsel, Dambakan Jalan Darat, Listrik, Barsel, Musrenbangdes

Warga Lehai Barsel Dambakan Jalan Darat Dan Listrik

Wakil Bupati Barsel, Satya Titiek Atyani Djoedir saat menyampaikan sambutan pada acara Musrenbangdes di desa Lehai Kecamatan Dusun Hilir, Rabu (20/1)

Buntok (Antara Kalteng) - Warga desa Lehai kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah mengharapkan pemerintah kabupaten setempat membangun akses Jalan darat dan memasang jaringan listrik.

"Kami mengharapkan dibangun Jalan darat dari desa Lehai menuju desa Tampulangit, kabupaten Barito Timur (Bartim) dan jaringan listrik," kata kepala desa Lehai, Mulyadi, pada acara Musrenbangdes, di desa Lehai, Rabu.

Karena lanjut dia, akses jalan menuju desa Tampulangit sepanjang 4,5 km itu, sebagian besar masih berupa timbunan dan hanya sepanjang 1 km saja yang sudah dilakukan pengecoran.

Sedangkan untuk listrik, tinggal menyambungkan tiang sepanjang 16 km dari wilayah kabupaten Bartim menuju desa Lehai dan untuk instalasi listrik dimasing-masing rumah penduduk sudah terpasang semua.

Oleh karena itu, ia mengharapkan kepada Pemkab Barsel dapat membangun akses jalan darat dan jaringan listrik itu, karena dua hal tersebut sangat diperlukan masyarakat.

"Apabila jalan terbangun, maka akan memudahkan masyarakat dalam memasarkan hasil perikanan keluar dari desa Lehai," ujarnya.

Demikian halnya bila dibangun jaringan listrik, maka akan sangat membantu masyarakat terutama bagi siswa siswi dalam belajar pada saat malam hari maupun untuk pengawetan ikan menggunakan pendingin.

Sementara Wakil Bupati Barsel, Satya Titiek Atyani Djoedir menyampaikan terkait usulan masyarakat tersebut akan ditampung dan akan dimasukan dalam usulan pembangunan 2017 mendatang.

"Dalam waktu dekat ini pihaknya melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Barsel akan turun ke lapangan untuk melihat kondisi jalan yang diusulkan masyarakat Lehai itu, termasuk juga melihat jaringan listrik,"kata dia."



Pewarta :
Editor : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.