Logo Header Antaranews Kalteng

PT Unggul Lestari Siapkan Insentif Desa Nihil Kebakaran Lahan

Selasa, 22 Maret 2016 10:43 WIB
Image Print
PT Unggul Lestari (Musim Mas Group) gencar melakukan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Perusahaan ini bahkan menyiapkan insentif bagi desa sekitar perusahaan yang nihil kebakaran laha

Sampit (Antara Kalteng) - PT Unggul Lestari menggandeng masyarakat untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan. Bahkan perusahaan yang bernaung di bawah Musim Mas Group ini menyediakan penghargaan atau insentif bagi desa di sekitar perusahaan mereka yang maksimal dalam pencegahan sehingga sama sekali tidak ada kebakaran di desa tersebut.

Senior Manager PT Unggul Lestari, Toris, mengatakan, perusahaan telah menjalankan program yang disebut "Masyarakat Bebas Api (MBA)". Program ini secara serentak dan gencar dilaksanakan Musim Mas Group bersama anak-anak perusahaannya di Kotawaringin Timur.

Sosialisasi yang diselenggarakan merupakan salah satu wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat. Desa yang nihil kebakaran lahan dan hutan akan diberikan penghargaan atau insentif yang dapat digunakan untuk peningkatan fasilitas umum dan kesejahteraan di desa.

"Saat ini, kami melihat peran serta masyarakat masih cukup minim dalam berpartisipasi untuk menangani kebakaran yang terjadi. Atas dasar itulah, perusahaan kami ingin memberikan stimulan kepada masyarakat untuk ikut bersama-sama dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan," kata Toris di Sampit, Selasa.

PT Unggul Lestari secara maraton menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat di delapan desa yang berada di wilayah areal perusahaan mereka. Delapan desa tersebut adalah Desa Bukit Indah, Batu Agung, Tribuana, Tumbang Boloi, Tumbang Kalang, Tumbang Manya, Tumbang Sepayang dan Desa Sungai Hanya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari damang, tokoh masyarakat, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotim, TNI, Polri, Badan Lingkungan Hidup Kotim, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kotim dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam, khususnya Manggala Agni.

Sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang dilaksanakan sejak Februari lalu itu, akan dilakukan secara berkelanjutan, bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk memberikan pelatihan pengendalian kebakaran kepada masyarakat desa sekitar. Kegiatan ini diharapkan membuat masyarakat lebih siap dan cepat tanggap dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran agar tidak sampai meluas.

Camat Telaga Antang, Sutimin, mengapresiasi dan sangat berterima kasih atas inisiatif yang dilakukan perusahaan. Dia menyebut PT Unggul Lestari merupakan perusahaan pertama yang gencar melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan, sehingga kegiatan ini diharapkan dapat diikuti oleh perusahaan lainnya.

Camat Antang Kalang, Opie, juga menyampaikan hal serupa. Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, dia menyampaikan terima kasih kepada PT Unggul Lestari dan perusahaan induknya yakni Musim Mas Group, atas inisiatif perusahaan untuk mengadakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat di sekitar perusahaan. Kegiatan ini sangat membantu pemerintah kecamatan dan diharapkan dapat dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lain.

Program "Masyarakat Bebas Api" diharapkan menjadi kekuatan besar bagi masyarakat dan perusahaan untuk bahu-membahu menyelamatkan desa dari kebakaran hutan dan lahan yang kini kembali mengancam. Di sisi lain, insentif yang akan diberikan kepada desa-desa yang nihil kebakaran, diharapkan dapat membantu perekonomian di desa tersebut.

Musim Mas Group dan seluruh anak perusahaannya, selama ini terus menunjukkan keseriusannya membantu pemerintah melalui berbagai program. Seperti saat bencana kebakaran lahan dan kabut asap sangat parah tahun lalu, perusahaan ini memberikan berbagai peralatan pemadam kebakaran kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotim dan masyarakat, serta menggelar pengobatan gratis untuk membantu korban asap yang diikuti antusias ribuan warga berbagai desa.



Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026