Logo Header Antaranews Kalteng

Gara-Gara Selfie, Seorang Mahasiswa Tewas Di Sungai Kahayan

Selasa, 3 Januari 2017 20:16 WIB
Image Print
Ilustrasi - Korban Tenggelam (www.antaranews.com)

Pulang Pisau (Antara Kalteng) - Gara-gara ingin berfoto selfie, satu orang tewas tenggelam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan Desa Ramang Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau sekitar Pukul 16.15.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Budi Satria Nasution SIK melalui Kapolsek Banama Tingang, Ipda I Gede Gustiana mengatakan korban tewas atas nama Deni berusia 22 tahun warga Desa Ramang.

"Korban tenggelam di perairan Desa Ramang dan ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia," kata Gustiana, Selasa.

Kronologis kejadian tersebut bermula pada (2/1) sekitar 15.45, Frengki bersama teman-temannya tiba di desa tersebut dan datang ke rumah Penyang karena ada sebuah acara yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban. Frengki mengajak Deni untuk menyeberang Sungai Kahayan di desa setempat dengan tujuan untuk berfoto selfie di daerah seberang desa tersebut.

Gustiana mengatakan, Deni selanjutnya mengajak Oping (25) dan Yupin (16) untuk ikut dengan menggunakan perahu cas tau alkon milik Yupin yang hanya memiliki panjang 5 meter dimuat oleh 4 orang tersebut. Setelah perahu melaju sekitar 40 meter di DAS Kahayan, perahu yang sarat muatan ini kemasukan air dan karam.

Keempatnya berusaha menyelamatkan diri. Dari keterangan para saksi yang selamat dalam musibah ini, pada saat perahu tenggelam Frengki berusaha menyelamatkan Openg yang tidak bisa berenang dibantu oleh Deni. Sementara Yupin berusaha berenang sendiri untuk menyelamatkan diri ke tepi sungai.

Kondisi sungai yang cukup dalam membuat Deni tenggelam saat berusaha menyelematkan diri. Upaya pencaharian dilakukan oleh warga ditengah kondisi hujan, namun korban masih belum ditemukan.

"Kepolisian setempat juga menghubungi BPBD setempat untuk membantu upaya pencarian bersama warga Desa Ramang dan Desa Tambak dan polisi meminta keterangan dari para korban yang selamat," terang Gustiana.

Korban akhirnya ditemukan pagi hari dalam kondisi telah meninggal dunia, tidak jauh dari lokasi kecelakaan air tersebut. Deni sendiri berstatus mahasiswa dan memiliki perawakan gemuk dengan tinggi 173 centimeter ditemukan masih dengan pakaian lengkap, demikian Gustiana.



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026