Logo Header Antaranews Kalteng

Bubuk pembasmi telur nyamuk gratis dan wajib tersedia di Dinkes

Selasa, 6 November 2018 16:37 WIB
Image Print
Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kalteng Edi Kelana. (Foto ist) (/)

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah memastikan, bubuk pembasmi telur nyamuk pembawa penyakit demam berdarah dangue (DBD) tidak pernah diperjualbelikan, alias gratis dan Dinkes di seluruh kabupaten/kota wajib menyediakannya.

Apabila ada oknum bahkan mengaku dari Dinkes yang memperjualbelikan bubuk bernama Abate tersebut tentunya sangat dipertanyakan, kata Plt Kepala Dinkes Kalteng melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Edi Kelana, di Palangka Raya, Selasa.

"Kalau dari Dinkes tidak pernah menjual bubuk abate. Bubuk itu kan memang program dari pemerintah dalam mencegah kasus DBD. Jadi, masyarakat kalau memerlukannya, silakan datang dan minta ke Dinkes atau Puskesmas terdekat," beber dia.

Dikatakan, bubuk pembasmi telur nyamuk tersebut selalu tersedia di dinas. Artinya jika sudah masuk peralihan musim dan terlihat DBD sudah mulai mengancam, maka bubuk abate ini disiapkan.

Edi mengatakan, jika petugas turun membagikan obat tersebut, pembagiannya dilakukan secara gratis atau tanpa pungutan sedikitpun, dan sifatnya baperstok serta selalu siap disalurkan.

"Ya, seperti masker yang kami siapkan kemarin. Saat ada kabut asap tipis, pada saat itu dari dinas membagikan kepada pengguna jalan secara gratis," ucapnya.

Baca juga: Demam berdarah sudah renggut enam nyawa di Kalteng

Sementara terkait pencegahan DBD di Kalteng, Dinkes sudah meyiapkan berbagai upaya. Selain meningkatkan sosialisasi menguras, menutup dan menimbun (3M), juga memperkuat program satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik).

Kasi di Dinkes itu mengatakan, laporan dari para petugas Jumantik itu nantinya ditindaklanjuti oleh puskesmas atau dinas setempat. Dengan begitu, berbagai kasus DBD dapat segera tertangani.

"Jadi, selain melakukan fogging, juga akan diberikan bubuk abate sebagai upaya dini mencegah perkembangan nyamuk," demikian Edi.



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026