
Gubernur Kalteng minta ASN siap hadapi revolusi 4.0 dan digitalisasi

Palangka Raya (ANTARA) -
"Menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 dan digitalisasi, maka pemerintahan yang baik ditentukan kualitas maupun kemampuan birokrasi sebagai pemberi kebijakan publik," kata Gubernur dalam sambutan yang disampaikan Staf Ahli Suhaemi ketika menyerahkan SK PNS formasi 2020 di Palangka Raya, Kamis.
Dia menegaskan, untuk mewujudkannya maka diperlukan dukungan sumber daya aparatur yang benar-benar profesional, adaptif dan produktif.
Adapun provinsi pintar adalah suatu kolaborasi kewilayahan dalam sebuah provinsi berbasis teknologi dalam mendukung penyelesaian isu strategis serta pengembangan berbagai potensi daerah.
Pelatihan GTA yang diselenggarakan terbagi menjadi empat kelas dengan masing-masing tema yaitu Fasilitator Pembelajaran Digital (FPD), Manajemen Risiko SPBE (MRSPBE), Social Media Analyst (SMA), serta Sistem Manajemen Layanan Teknologi Informasi (SMLTI).).
Baca juga: Gubernur Kalteng sebut dua minggu ke depan arena kejuaraan dunia sepeda siap digunakan
Baca juga: Tanda tangani kesepakatan bersama sejumlah RS, Pemprov Kalteng tingkatkan pelayanan kesehatan
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
