Logo Header Antaranews Kalteng

Bulog: Penyaluran beras SPHP bantu jaga daya beli masyarakat di Kalteng

Rabu, 1 Februari 2023 11:19 WIB
Image Print
Pimpinan Perum Bulog Kanwil Kalimantan Tengah Sony Supriyadi. (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan, penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.

"Sampai dengan saat ini pada 2023, beras dari Program SPHP telah tersalur hingga sekitar 1.200 ton kepada masyarakat," kata Pimpinan Perum Bulog Kanwil Kalimantan Tengah Sony Supriyadi di Palangka Raya, Rabu.

Beras yang disalurkan Bulog dalam Program SPHP ini merupakan penugasan dari pemerintah pusat yakni Badan Pangan Nasional (Bapanas), dengan kriteria beras kategori medium.

"Kalau mengacu pada tahun lalu, maka target beras Program SPHP yang kami salurkan di Kalteng mencapai hingga 8.000 ton. Namun pada awal 2023 ini sudah ada 1.200 ton yang kami salurkan, mengingat harga beras di pasaran sebagian tampaknya masih tinggi, sehingga permintaan pun cukup banyak," terangnya.

Baca juga: Pemprov Kalteng tinjau pasar pastikan ketersediaan bapok mencukupi

Selain sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat, penyaluran beras Program SPHP juga sebagai upaya pemerintah untuk menjaga stabilisasi harga di pasaran, maupun mencegah terjadinya inflasi.

Lebih lanjut Sony menjabarkan, penyaluran beras Program SPHP ini dilakukan pada berbagai daerah dengan mengambil ragam titik berbeda, baik di kantor Bulog, pasar serta lainnya.

"Tidak menutup kemungkinan ke depan penyaluran beras ini kami lakukan bersinergi bersama kelurahan, agar tak hanya terbatas di pasar saja. Sehingga masyarakat dapat menikmati beras medium yang harganya cukup murah," ucapnya.

Beras Program SPHP ini dijual dengan harga terjangkau bagi masyarakat yakni sekitar Rp9.500 per kilogram untuk wilayah Kalimantan Tengah dan nyatanya selama ini mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat.

Sementara itu, selain penyaluran beras Program SPHP, juga disalurkan beras yang telah disubsidi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, meliputi beras jeni pera (karau) dan pulen.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng Riza Rahmadi mengatakan, penyaluran beras subsidi ini dilakukan bekerja sama dengan Bulog setempat sebagai upaya pengendalian inflasi maupun daya beli masyarakat.

"Sejak beberapa bulan terakhir beras subsidi ini telah kami salurkan, dengan harga Rp47.500 per lima kilogram," kata Riza Rahmadi.

Baca juga: Kadinkes Kalteng: Persediaan vaksin COVID-19 capai 20 ribu dosis



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026