Bule Jerman yang telanjang diduga depresi kehabisan uang

id Bule Jerman telanjang,telanjang,Bali Kalteng,Denpasar,kehabisan uang,Polda Bali

Bule Jerman yang telanjang diduga depresi kehabisan uang

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisan Daerah Bali Komisaris Besar Polisi Stefanus Satake Bayu Setianto (ANTARA/Rolandus Nampu)

Denpasar (ANTARA) - Kepolisian Daerah Bali menyebutkan bule Jerman berinisial Darja Tuschinski (28) yang telanjang saat berlangsungnya pertunjukan tari Bali di Puri Saraswati Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali diduga mengalami depresi karena kehabisan uang.
 
"Orang asing DT mengalami gangguan kejiwaan/depresi, (karena) sudah tidak memiliki uang untuk tinggal di Bali," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Kombes. Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto di Denpasar, Bali, Kamis.
 
Satake mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (22/5) di Puri Saraswati Ubud, Gianyar, Bali saat pihak Puri mengadakan pertunjukan tari.

Menurut keterangan saksi yang diperiksa petugas, kejadian itu tepatnya terjadi pukul 20.00 Wita.
 
DT yang datang ke Puri Saraswati pada pukul 19.30 Wita saat pergelaran tari tarian berlangsung di panggung Puri Saraswati, terlibat cek-cok dengan petugas di stan tiket tanpa sebab. WNA tersebut memaksa masuk kemudian membuka dasternya, lalu berjalan ke atas tempat pertunjukan dan ikut menari.
 
Setelah itu, petugas Puri Saraswati kemudian mengamankan WNA Jerman tersebut karena telah bertindak tidak etis di depan orang banyak dan melaporkannya kepada Polsek Ubud, Gianyar.
 
Dari hasil penyelidikan Polsek Ubud, DT menginap di Ubud Bungalow, yang berada di Jalan Raya Monkey Forest Ubud, Gianyar.
 
Sateke mengatakan menurut keterangan pegawai, DT check in di Ubud Bungalow pada Rabu 17 Mei 2023 pukul 13.00 Wita rencana keluar pada 22 Mei 2023. Di sana dia tinggal seorang diri dan kerap telanjang di areal Bungalow serta mengganggu kenyamanan tamu lainnya. Setelah keluar dari tempat itu, petugas menghantarkannya ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung pada pukul 07.00 Wita.
 
Namun, sekitar pukul 12.00 Wita, DT kembali datang ke Ubud Bungalow dan meminta ijin kepada staf untuk sementara tinggal di lobi dengan alasan menunggu pacarnya.
 
"Pada pukul 19.00 Wita, staf bungalow menyuruh DT untuk pergi karena yang bersangkutan telah mengganggu tamu yang menginap di bungalow, selanjutnya DT pergi dari bungalow, namun tas dan kopernya tertinggal di bungalow," kata Satake.
 
Setelah itu, pihak kepolisian sektor Ubud dan Satpol PP mengecek WNA asing yang diduga mengalami gangguan jiwa di Ubud Bungalow dan mengantarkannya ke Rumah Sakit Jiwa Bangli.
 
"Pihak Puri pun tidak mempermasalahkan ulah dari orang asing DT tersebut yang telanjang bulat di stage puri Saraswati Ubud dan pada malam itu juga telah melaksanakan upacara atau menghaturkan guru piduka," kata Satake Bayu.
 
Dari hasil penyelidikan polisi, DT diketahui kerap menginap pindah tempat dan tidak mau membayar.
 
Saat ini, kata Satake, DT masih dirawat di RSJ Bangli, Bali.