DPRD Palangka Raya apresiasi upaya pemerintah awasi kesehatan hewan kurban

id Arif M Norkim,dprd palangka raya,kesehatan hewan kurban

DPRD Palangka Raya apresiasi upaya pemerintah awasi kesehatan hewan kurban

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim. ANTARA/Rajib Rizali

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Arif M Norkim mengapresiasi upaya pemerintah kota yang melakukan pengawasan secara ketat terhadap kesehatan hewan kurban.

“Kami percaya bahwa langkah yang dilakukan pemerintah kota ini, akan membantu memastikan keamanan dan kesehatan hewan yang akan dikurbankan,” katanya di Palangka Raya, Rabu.

Dia mengungkapkan, pengawasan kesehatan hewan kurban sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit dan memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk pemerintah kota memberikan jaminan keselamatan sehingga masyarakat dapat melaksanakan Idul Adha dengan aman dan nyaman.

“Kami berharap DPKP dapat melakukan pengawasan yang efektif dan memastikan bahwa semua hewan kurban yang masuk ke Kota Palangka Raya telah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan,” ucapnya.

Arif juga meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya dapat bekerja sama dengan peternak dan pedagang hewan kurban untuk memastikan hewan kurban yang dijual telah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.

Hal ini mengingat sebagian besar hewan kurban yang ada di Kota Palangka Raya didatangkan dari luar Provinsi Kalimantan Tengah sehingga perlu penanganan khusus untuk memastikan kesehatan hewan.

"Dengan demikian, masyarakat dapat merasa aman dan nyaman saat membeli hewan kurban. Tidak ada perasaan takut bagi mereka yang ingin berkurban," ujarnya.

Arif juga meminta kepada warga yang melaksanakan penyembelihan dan pemotongan hewan kurban mandiri, agar benar-benar memperhatikan kebersihan tempat penyembelihan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan daging hewan kurban tidak tersentuh kotoran hewan kurban atau bakteri lain yang ada di sekitar lokasi.

"Karena itu juga berbahaya. Warga juga setelah menerima hewan kurban, harus benar-benar membersihkan dengan mencuci daging berulang kali. Ini kan untuk memastikan daging benar-benar bersih sebelum diolah," demikian Arif.


Pewarta :
Uploader : Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.