Peserta pemilihan Putra-Putri Pariwisata Kota Palangka Raya diseleksi ketat

id palangka raya,kalimantan tengah,kalteng

Peserta pemilihan Putra-Putri Pariwisata Kota Palangka Raya diseleksi ketat

Dolumentasi. Pelaksanaan unjuk bakat Putra Putri Pariwisata Kota Palangka Raya. (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Palangka Raya (ANTARA) - Penilaian pemilihan Putra dan Putri Pariwisata Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) dilakukan secara ketat untuk menghasilkan putra dan putri yang terbaik.

"Sebagai duta pariwisata, nanti mereka harus mempromosikan pariwisata di Kota Palangka Raya. Apalagi pemerintah daerah bertekad menjadikan Palangka Raya sebagai kota tujuan wisata," kata Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kota Palangka Raya, Iin Hendrayati Idris di Palangka Raya, Selasa.

Pemilihan Putra dan Putri Pariwisata Kota Palangka Raya diikuti 30 peserta didominasi pelajar, puncak grand final dilaksanakan pada Rabu (16/7) mendatang.

"Pada malam puncak tersebut, para finalis akan kembali diuji baik dalam sesi tanya jawab maupun penampilan publik untuk menentukan pasangan terbaik yang akan mengemban peran sebagai ikon promosi pariwisata kota," kata Iin.

Baca juga: Pemkot Palangka Raya tingkatkan kualitas jalan lingkungan perumahan

Peserta harus menunjukkan kemampuan terbaik dalam hal kostum, pengetahuan pariwisata daerah, bahasa dan lainnya. Nilai setiap tahapan akan diumumkan sebagai bahan evaluasi bagi masing-masing peserta. Peserta juga akan diminta membuat makalah tentang pariwisata Kota Palangka Raya dan memaparkannya.

Dengan seleksi yang ketat dan juri berkualitas, putra dan putri yang terpilih nantinya mampu mempersembahkan prestasi membanggakan di tingkat kota, provinsi hingga nasional.

Iin mengungkapkan, sebelum memasuki grand final, sebelumnya pada Minggu (13/7) malam, 30 peserta putra dan putri pariwisata mengikuti acara unjuk bakat.

Dia menerangkan, pada acara itu, 30 finalis menampilkan bakat terbaiknya dalam malam unjuk bakat tersebut mulai dari penampilan seni tari tradisional, olah vokal, permainan alat musik tradisional, hingga seni teater.

Acara unjuk bakat ini menjadi tolok ukur penting bagi dewan juri dalam menilai karakter, wawasan, serta kemampuan komunikasi para finalis.

Setiap peserta dinilai tidak hanya dari sisi artistik, namun juga dari cara mereka menyampaikan nilai-nilai budaya yang diangkat dalam penampilan.

Ragam penampilan tersebut tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan personal, tetapi juga sebagai media untuk menyampaikan pesan cinta terhadap budaya lokal serta semangat pelestarian warisan daerah.

Baca juga: Bulog: GPM Panarung awali pendistribusian kembali SPHP di Kalimantan Tengah

Baca juga: Disdik Palangka Raya gelar lomba desain poster digital 2025

Baca juga: Bank Indonesia Kalteng sediakan panggung bagi UMKM dorong pertumbuhan ekonomi


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.