Urgensi! Peningkatan sarana bagi siswa disabilitas di SMAN 10 Palangka Raya

id SMAN 10 Palangka Raya,Urgensi,siswa disabilitas,Palangka Raya,Kalteng,Kepsek SMAN 10 Rolly Adinovi,Rolly Adinovi

Urgensi! Peningkatan sarana bagi siswa disabilitas di SMAN 10 Palangka Raya

Tiga siswa disabilitas di SMAN 10 Palangka Raya. ANTARA/HO-Humas SMAN 10 Palangka Raya.

Palangka Raya (ANTARA) - Kepala Sekolah SMAN 10 Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rolly Adinovi, M.Pd, mengatakan perlu adanya dukungan segera dalam peningkatan sarana bagi siswa disabilitas yang ada dilingkungan sekolah ini.

"Kami berkomitmen terus dan berupaya menciptakan lingkungan belajar yang inklusi dalam memberikan pendidikan berkualitas bagi seluruh siswa, terutama infrastruktur bagi siswa penyandang disabilitas," kata Rolly Adinovi di Palangka Raya, Jumat.

Namun, tantangan besar yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan sarana dan prasarana untuk mendukung kebutuhan siswa penyandang disabilitas. Sebagai sekolah yang bercita-cita memberikan pendidikan merata, SMAN 10 Palangka Raya menyadari pentingnya menyediakan fasilitas yang ramah disabilitas.

Ia mengatakan, ketiadaan fasilitas seperti ramp akses atau jalur landai, toilet ramah disabilitas, atau media pembelajaran yang mendukung kebutuhan khusus membuat siswa penyandang disabilitas kesulitan mengikuti proses belajar-mengajar secara optimal. Padahal, pendidikan inklusif adalah hak setiap anak, tanpa terkecuali.

"Butuh perhatian segera dari pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, serta pihak-pihak terkait untuk mendukung penyediaan sarana yang memadai bagi siswa penyandang disabilitas," ucapnya.

Salah satu siswa disabilitas di SMAN 10 Palangka Raya saat menggunakan meja belajar terbatas pada saat proses belajar mengajar. ANTARA/HO-Humas SMAN 10 Palangka Raya.

Pihaknya juga ingin semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, dapat belajar dengan nyaman dan mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih prestasi.

Rolly Adinovi juga menyoroti pentingnya fasilitas fisik seperti jalur akses yang ramah kursi roda, alat bantu belajar serta pelatihan bagi guru untuk menangani siswa disabilitas.

Dengan keterbatasan anggaran dan sumber daya, sekolah berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, swasta, maupun komunitas untuk mewujudkan lingkungan belajar yang inklusi.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan solusi konkret, seperti pembangunan infrastruktur ramah disabilitas dan penyediaan alat bantu pembelajaran.

SMAN 10 Palangka Raya berkomitmen untuk terus berbenah demi mencerdaskan anak bangsa. Dengan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, sekolah ini optimis dapat menjadi teladan dalam pendidikan inklusif di Kalimantan Tengah, memberikan kesempatan yang setara bagi setiap siswa untuk meraih masa depan yang lebih baik.


Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.