Logo Header Antaranews Kalteng

Mentaya Park, siap hadirkan wisata alam dan kekinian di tengah kota

Kamis, 24 Juli 2025 02:13 WIB
Image Print
Presiden Direktur PT Kahayan Semesta Investama (KSI), Hosea Sanjaya di lokasi pembangunan Mentaya Park, Selasa (22/7/2025). ANTARA/Norjani

Sampit (ANTARA) - Sebuah tempat wisata keluarga bernama Taman Mentaya atau Mentaya Park akan hadir di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dengan mengusung konsep wisata alam dan beragam hiburan kekinian.

"Dari 21.000 meter persegi luas area Mentaya Park ini, 80 persen kita pertahankan sebagai area ruang terbuka hijau. Bahkan kita tambah jenis pohonnya," kata Presiden Direktur PT Kahayan Semesta Investama (KSI), Hosea Sanjaya di Sampit, Selasa.

Mentaya Park berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, tidak jauh dari Citimall Sampit. Tempat wisata ini mengusung tema taman musik, hiburan dan kuliner dengan nuansa alami yang dominan.

Pembangunan taman yang diapit dua jalan yakni Sudirman dan Pramuka ini dimulai pada 20 Juni 2025 lalu. Saat ini pembangunannya baru sekitar 15 persen, namun ditargetkan selesai dan beroperasi pada Desember 2025 atau akhir tahun nanti.

Mentaya Park dibangun dengan jarak sekitar enam meter dari Jalan Jenderal Sudirman dengan kolam ikan hias dan taman yang menjadi suguhan awal bagi pengunjung. Ini terlihat berbeda karena kolam dan beragam tanaman akan menjadi pengganti fungsi pagar pada umumnya.

Di bagian dalam sudah dimulai pengerukan untuk pembuatan danau lesehan dan kolam pancing bahagia. Fasilitas ini nantinya akan memanjakan mereka yang hobi memancing, sambil menikmati suasana alam.

Selanjutnya di bagian tengah merupakan hutan kota. Berbagai pohon dan tanaman yang ada sengaja dibiarkan hidup, bahkan ditambah beberapa jenis pohon untuk difungsikan sebagai hutan kota agar memberikan suasana asri dan teduh.

Nantinya juga akan dibuat kolam renang khusus untuk anak-anak. Akan dibuat pula taman burung dan kawasan kuliner bagi pengunjung yang ingin bersantai menikmati suasana.

Sementara itu di salah satu sudut, akan dibangun fasilitas olahraga yang saat ini sedang tren dan digemari yaitu padel. Olahraga menggunakan raket mirip tenis lapangan ini diharapkan bisa menjadi suguhan lain yang dapat menarik pengunjung.

"Ini nanti mungkin akan menjadi fasilitas padel pertama di Kotawaringin Timur, bahkan di Kalimantan Tengah. Mentaya Park akan menyuguhkan beragam fasilitas dan hiburan," ujar politisi Partai Gerindra ini.

Baca juga: Dishub Kotim pangkas pohon demi keselamatan pengendara

Hosea Sanjaya selaku pemilik Mentaya Park, mendedikasikan taman ini sebagai bentuk kecintaannya terhadap Kotawaringin Timur. Dia lahir dan menjalani masa kecil di Sampit, meski kemudian besar dan menetap di Jakarta.

Dia ingin menyediakan tempat wisata yang menyenangkan bagi keluarga dan bersahabat dengan alam. Tujuannya bukan semata mencari keuntungan, tetapi sebagai dedikasi dan sumbangsih memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat di daerah kelahirannya.

Dia ingin tanah yang dibeli puluhan tahun silam bisa bermanfaat untuk masyarakat. Pemilik Wisma Kahayan ini juga ingin Mentaya Park ini nantinya menjadi kebanggaan masyarakat Kotawaringin Timur.

"Kalau berpikir keuntungan, tentu lebih baik membangun mal, hotel atau toko karena di sini lokasinya strategis, tapi bukan seperti itu yang saya inginkan," sambungnya.

Meski belum selesai, Hosea Sanjaya berharap Mentaya Park mulai bisa dimanfaatkan pada perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus nanti, semisal untuk beragam perlombaan, bazar dan kegiatan lainnya yang bisa disesuaikan dengan kondisi lokasi saat ini.

Dia berharap pembangunan Mentaya Park berjalan lancar sehingga rampung dan beroperasi sesuai target mulai Desember 2025. Gangguan berupa klaim lahan yang sempat terjadi sehingga mengganggu pekerjaan belum lama ini, diharapkan tidak sampai terjadi lagi.

Ditegaskannya, kepemilikan lahan Mentaya Park dinyatakan sah secara hukum berdasarkan sertifikat hak milik tanah nomor sertifikat SHM: 076 36 seluas 20.870 meter persegi dan dokumen PBB sesuai sertifikat. Bidang tanah ini tidak terdapat blokir, sita ataupun kasus.

Selain menjadi alternatif tempat wisata, Mentaya Park diharapkan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. Saat ini ada 15 orang yang bekerja di tempat itu dan diperkirakan akan bertambah menjadi 80 hingga 100 orang jika taman ini sudah beroperasi penuh nantinya.

"Saya berharap kehadiran Mentaya Park dapat memberikan hiburan bagi keluarga dan masyarakat, serta membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. Saya memohon dukungan dari semua agar ini berjalan lancar dan sukses," demikian Hosea Sanjaya.

Baca juga: Berkomitmen patuhi aturan, PT BMW berharap bisa beroperasi dengan lancar

Baca juga: Wabup Kotim tekankan pentingnya kerja sama penanganan sampah

Baca juga: BPBD Kotim tingkatkan keterampilan masyarakat bantu tangani karhutla



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026