Logo Header Antaranews Kalteng

Sidak ke SMKN 2 Palangka Raya, Plt Kadisdik sosialisasikan program seragam gratis

Kamis, 31 Juli 2025 07:35 WIB
Image Print
Plt Kadisdik Kalteng Reza Prabowo sidak ke SMKN 2 Palangka Raya, Selasa (29/7). (ANTARA/HO-Disdik Kalteng)

Palangka Raya (ANTARA) - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo cukup sering melaksanakan inspeksi mendadak atau sidak ke berbagai sekolah.

Dalam keterangan yang diterima di Palangka Raya, Jumat, disampaikan, sidak dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik, termasuk pengimplementasian program pemerintah, serta lainnya.

Salah satu sidak yang baru saja dilakukan yakni pada Selasa (29/7) di SMK Negeri 2 Palangka Raya. Reza Prabowo menyempatkan melihat langsung aktivitas belajar-mengajar di SMKN 2 Palangka Raya.

Selain bertegur sapa dengan siswa-siswi, ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mensosialisasikan kebijakan baru program seragam gratis yang kini dibuat lebih tepat sasaran.

‎"Kalau sebelumnya seluruh siswa kelas X mendapat empat stel seragam lengkap dengan sepatu, sekarang kami perbaiki agar bantuan ini lebih tepat sasaran. Siswa yang tidak mampu akan tetap mendapatkan empat stel seragam, seperti seragam putih abu-abu, batik, olahraga, pramuka serta sepasang sepatu. Sedangkan yang mampu hanya mendapat seragam batik dan olahraga, selebihnya diharapkan membeli sendiri," terangnya.


Baca juga: Bintang Agustiar Sabran pimpin Hipmi Kalimantan Tengah

‎Lebih lanjut, Reza menjelaskan sisa seragam yang sudah dianggarkan juga akan dialokasikan untuk membantu siswa kelas XI dan dan sebagian ke kelas XII yang kurang mampu.

"Untuk mereka, akan kami berikan seragam putih abu-abu, pramuka, dan sepatu dari hasil penghematan distribusi yang tadinya untuk siswa mampu kelas X," tambahnya.

‎Selain meninjau program seragam gratis, Reza juga memantau penggunaan fasilitas pembelajaran berbasis digital di sekolah tersebut. Ia tampak senang melihat antusiasme siswa-siswi yang menggunakan papan tulis interaktif atau TV interaktif dalam proses belajar.

‎Seusai meninjau penggunaan fasilitas pembelajaran berbasis digital, Reza Prabowo mengajak siswa-siswi menuju kantin untuk makan siang bersama. Momen mengharukan terjadi ketika salah satu siswa menangis saat berbincang dengan Reza Prabowo.

Setelah mengetahui latar belakang keluarga siswa tersebut yang berasal dari keluarga tidak mampu, dengan ibu sebagai tulang punggung keluarga setelah ayahnya meninggal, Reza langsung meminta pihak sekolah untuk membebaskan biaya sekolah siswa tersebut.

"Anak-anak seperti ini harus kita bantu. Pendidikan mereka jangan sampai terhenti hanya karena keterbatasan ekonomi," tegasnya.

‎Sidak kemudian dilanjutkan dengan berkeliling melihat usaha-usaha yang dikelola sekolah, seperti penjualan voucher pulsa, listrik, tiket pesawat, hingga aksesoris handphone, serta meninjau langsung laboratorium komputer dan fasilitas lain yang ada.

‎"Ini bagian dari komitmen kita memastikan pendidikan di Kalteng tidak hanya soal ruang kelas dan buku, tapi juga perhatian terhadap siswa, fasilitas, dan keadilan distribusi bantuan. Semua harus tepat sasaran," ucap Reza Prabowo.


Baca juga: Gubernur harap Hipmi hadirkan program inovatif berdampak di Kalteng

Baca juga: Gubernur pastikan karhutla di Kalimantan Tengah masih terkendali

Baca juga: Gubernur Kalteng: Jaga Huma Betang apapun taruhannya



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026