Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab Kotim siap sukseskan Gerakan Pangan Murah serentak

Kamis, 28 Agustus 2025 17:58 WIB
Image Print
Wakil Bupati Kotim Irawati bersama Pj Sekda Kotim dan jajaran mengikuti rapat koordinasi persiapan Gerakan Pangan Murah serentak di 7.285 kecamatan, Kamis (28/8/2025). ANTARA/HO.

Sampit (ANTARA) - Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah Irawati menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap melaksanakan instruksi pemerintah pusat untuk menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di setiap kecamatan pada 30 Agustus 2025.

“Kami mengikuti rapat koordinasi mengenai GPM yang diinstruksikan Mendagri, yang mana setiap kabupaten diminta menggelar GPM tetapi pelaksanaannya di setiap kecamatan, jadi nanti seluruh kecamatan se-Indonesia akan secara bersamaan menggelar GPM ini,” kata Irawati di Sampit, Kamis.

Hal ini ia sampaikan usai mengikuti rapat koordinasi secara daring bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pertanian (Kementan) terkait persiapan GPM dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam agenda tersebut pemerintah pusat menargetkan pelaksanaan GPM secara serentak di 7.285 kecamatan yang ada di Indonesia. Melalui gerakan itu, Perum Bulog akan menyalurkan 8 ton beras per kecamatan.

Meski instruksi ini terbilang mendadak dan pemerintah daerah hanya memiliki waktu sehari untuk sosialisasi ke masyarakat, namun Pemkab Kotim berkomitmen untuk ikut menyukseskan program ini.

“Namun, kami meminta keringanan terkait target penjualan beras, karena kita tidak bisa memaksakan masyarakat untuk membeli dan semampunya saja. Apalagi, pada 30 Agustus itu kita ada Pawai Pembangunan, jadi mungkin nanti masyarakatnya terbagi antara yang mau menonton pawai dengan yang berbelanja,” ujarnya.

Baca juga: Polres Kotim ajak masyarakat cegah kekerasan terhadap perempuan dan anak

Dengan waktu yang tersisa, pihaknya bersama pemerintah kecamatan akan berupaya semaksimal mungkin untuk menginformasikan ke masyarakat terkait pelaksanaan GPM, terutama dengan memanfaatkan media sosial.

Selain beras, pihaknya juga akan menggandeng sejumlah mitra, baik itu distributor maupun petani, untuk menambah variasi komoditas yang dijual di GPM, seperti telur, minyak goreng dan bawang.

Ia menambahkan, pada hari pelaksanaan nanti akan diadakan acara seremonial yang dipimpin oleh Kemendagri secara daring. Untuk Kotim, acara tersebut dipusatkan di Taman Kota Sampit, yang masuk wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Khusus untuk GPM yang dilaksanakan di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang ini, pemerintah kabupaten meminta setiap 17 kecamatan di Kotim untuk ikut memasarkan 30 paket dalam bentuk kupon, di samping GPM yang digelar di kecamatan masing-masing.

“Karena GPM yang di taman ini nanti akan dibuka secara zoom oleh kementerian, jadi harus terjual banyak dan berdasarkan perhitungan kami kalau 30 kupon per kecamatan artinya kita sudah bisa menjual 2,5 ton lebih beras,” demikian Irawati.

Baca juga: Bapperida Kotim jaring aspirasi untuk pengembangan Pulau Hanibung

Baca juga: Lapas Sampit sanksi tegas warga binaan tidak disiplin

Baca juga: Renovasi sekolah perintis di Kotim ditargetkan selesai 30 Agustus



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026