Logo Header Antaranews Kalteng

Pemprov Kalteng perkuat sistem pengelolaan sampah, DLH gelar pelatihan operator

Rabu, 10 September 2025 05:52 WIB
Image Print
DLH Kalteng gelar pelatihan bagi operator armada pengelolaan sampah, Palangka Raya, Selasa (9/9/2025). (ANTARA/HO-DLH Kalteng)

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya melakukan penguatan dalam sistem pengelolaan sampah.

Adapun salah satu upayanya DLH Kalteng menggelar pelatihan operator armada pengelolaan sampah berupa truck compactor, truck arm roll, dan truck road sweeper di Palangka Raya, Selasa.

"Pelatihan yang dilaksanakan merupakan bagian dari program hibah sarana prasarana pengelolaan sampah yang diberikan Pemprov Kalteng kepada daerah," kata Kepala DLH Kalteng Joni Harta, sebagaimana disampaikan melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Tumi Hassi.


Baca juga: Bias Layar siap bersinergi dukung Pemprov Kalteng pacu pembangunan

Dia menjelaskan, pelatihan ini diikuti oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.

Tujuannya agar setiap kabupaten/kota tidak hanya menerima fasilitas berupa kendaraan, tetapi juga memiliki tenaga operator yang terlatih.

“Ini adalah bentuk sinergi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota," jelasnya.

Dia menekankan, armada baru yang akan didistribusikan harus dioperasikan secara tepat, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.

"Maka operator yang dilatih hari ini punya peran vital sebagai penggerak utama di lapangan,” ujarnya.


Baca juga: Kalteng pacu program cetak sawah dukung ketahanan pangan nasional

Kegiatan dimulai dengan pengenalan armada, tata cara perawatan, hingga praktik pengoperasian langsung. Para peserta terlihat serius mengikuti setiap tahapan, mengingat kendaraan yang dilatih memiliki fungsi khusus dalam mendukung pengelolaan sampah modern.

Dengan adanya hibah ini, pemerintah provinsi berharap kabupaten/kota lebih siap menghadapi tantangan sampah yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas perkotaan.

Pelatihan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan profesionalisme aparatur di bidang kebersihan.

“Masalah sampah adalah tantangan bersama. Tidak bisa ditangani hanya oleh satu pihak, melainkan melalui kerja sama antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan masyarakat," tuturnya.

Menurutnya pelatihan ini adalah salah satu langkah kecil menuju tujuan besar, yaitu Kalimantan Tengah yang bersih dan lestari.


Baca juga: Gubernur Kalteng: Terima kasih Pak Presiden


Baca juga: Hadapi purnatugas, Pemprov Kalteng bekali ASN kemampuan wirausaha

Baca juga: Disbun Kalteng: Harga TBS kelapa sawit tunjukan tren positif



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026