Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab Barut tingkatkan akses pendidikan dasar melalui PIP SD dan SMP

Senin, 22 September 2025 16:33 WIB
Image Print
Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara melaksanakan sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) jenjang SD dan SMP di Muara Teweh, Senin (22/9/2025). ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, meningkatkan akses pendidikan dasar untuk mencegah anak putus sekolah dan mendukung program wajib belajar 12 tahun melalui Program Indonesia Pintar (PIP) jenjang SD dan SMP Tahun 2025.

"Program Indonesia Pintar ini adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan dasar bagi anak usia 6–21 tahun, mencegah anak putus sekolah karena kesulitan ekonomi," kata Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Barito Utara Samsul Astorijaya pada sosialisasi PIP di Muara Teweh, Senin.

Menurut dia, pentingnya peran kepala sekolah, guru, komite, dan orang tua untuk mengawasi pelaksanaan program agar tidak terjadi penyimpangan, seperti pemotongan dana atau pungutan tambahan yang tidak sesuai ketentuan.

Dia memberi contoh kepala sekolah yang proaktif menjenguk muridnya yang kurang mampu di rumah untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Peran aktif masyarakat, komite sekolah, dan media juga sangat penting agar program ini berjalan transparan.

“Kami mengingatkan agar tidak ada potongan di luar ketentuan atau tambahan biaya dalam penyaluran dana PIP. Ini adalah hak anak-anak kita, terutama yang membutuhkan," katanya.

Samsul mengatakan, jumlah penerima PIP jenjang SMP terdiri dari 117 murid dengan SK nominasi dan 715 murid dengan SK pemberian. Untuk jenjang SD, penerima PIP mencapai 354 murid dengan SK nominasi dan 1.552 murid dengan SK pemberian.

Disdik Barito Utara, ujarnya, bersama inspektorat telah melakukan monitoring ke sejumlah sekolah untuk memastikan penyaluran PIP sesuai prosedur.

"Kami harapkan kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan pendidikan dasar di Barito Utara," ujar Samsul.

Ketua panitia pelaksana Akhmad Alghifari menyatakan kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari pada 22-23 September 2025. Diikuti peserta sebanyak 221 orang operator sekolah atau yang mewakili jenjang SD dan SMP Negeri dan swasta.

"Hari pertama diikuti sebanyak 113 peserta dan hari kedua diikuti 108 peserta. Pemateri dari kegiatan ini operator PIP Dinas Pendidikan dan Bank penyalur yaitu BRI Cabang Muara Teweh," kata Ghifari.



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026