Logo Header Antaranews Kalteng

Tim Gempur Pasar lakukan pengawasan di Pasar Pendopo Muara Teweh

Selasa, 30 September 2025 16:19 WIB
Image Print
Tim Gempur (Gerakan Pengawasan Keamanan Pangan Terpadu) Pasar menggelar inspeksi langsung dalam rangka pengambilan sampel bahan pangan di Pasar Pendopo Muara Teweh, Selasa (30/9/2025). ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, melalui Tim Gempur (Gerakan Pengawasan Keamanan Pangan Terpadu) Pasar menggelar inspeksi langsung ke Pasar Pendopo Muara Teweh untuk memastikan keamanan dan mutu pangan yang beredar di pasaran.

"Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari bahaya zat kimia berbahaya dalam makanan," kata Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Barito Utara Yessi Aria Puspita di Muara Teweh, Selasa.

Menurut dia, pengawasan ini melibatkan lintas sektor, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Satpol PP. Mereka bersama-sama mengambil sejumlah sampel pangan dari pedagang untuk diuji kandungannya.

Adapun komoditas yang menjadi sampel meliputi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) Seperti beras (Siam dan Ciherang), sayuran segar (buncis, bayam, buah-buahan dan anggur hijau), Pangan Segar Asal Ikan (PSAI) Seperti ikan laut segar (ikan peda) dan Cumi Segar, produk olahan Ikan (teri medan dan cumi asin), Produk Pangan Olahan SIap Saji (POSS) seperti jajanan pasar (roti manis dan bingka hijau), serta makanan siap saji seperti pentol bakso.

"Kami melakukan pengambilan sampel untuk uji cepat, guna memastikan produk pangan yang dikonsumsi masyarakat bebas dari zat berbahaya seperti formalin, boraks, atau pewarna tekstil. Ini bagian dari komitmen kami dalam pengawasan mutu pangan,"kata Yessi.

Baca juga: Pemkab Barito Utara siap gelar MTQH Kalteng 2025

Senada dengan itu, Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Barito Utara Erni Herawati menegaskan pentingnya pengawasan pangan PSAT bebas dari residu pestisida, klorin dan zat berbahaya lainnya sebagai prioritas utama demi menjaga kesehatan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat Barito Utara aman, sehat, dan layak konsumsi. Kerja sama lintas sektor ini penting untuk membangun sistem pengawasan yang efektif di lapangan," ujar Erni Herawati.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga mengimbau kepada seluruh pedagang agar tidak menggunakan bahan tambahan pangan yang tidak sesuai ketentuan, demi menjaga kesehatan konsumen dan mendukung keberlangsungan usaha di pasar tradisional.

Baca juga: Pertanahan Barut tingkatkan pelayanan digital dengan pelatihan peralihan elektronik

Baca juga: Dinkes Barut tingkatkan layanan puskesmas dengan pengobatan tradisional

Baca juga: Fraksi AR DPRD Barut soroti penyerapan anggaran dan realisasi aspirasi masyarakat



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026