Logo Header Antaranews Kalteng

DPRD dorong Pemkot Palangka Raya prioritaskan program penataan kawasan kumuh

Jumat, 24 Oktober 2025 15:15 WIB
Image Print
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari. ANTARA/Rajib Rizali

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Tantawi Jauhari, meminta pemerintah kota untuk memprioritaskan program penataan kawasan kumuh dalam rencana pembangunan daerah.

"Penanganan persoalan permukiman kumuh perlu dirancang secara menyeluruh dan berkelanjutan agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat," katanya di Palangka Raya, Jumat.

Dia menilai, penataan kawasan kumuh bukan hanya persoalan memperindah tampilan kota, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup warga.

Ia menegaskan kondisi lingkungan yang bersih dan tertata akan berdampak langsung terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Masalah kawasan kumuh harus menjadi prioritas utama dalam perencanaan pembangunan. Pemerintah daerah perlu memiliki peta jalan yang jelas agar penanganannya tidak hanya bersifat sementara,” ucapnya.

Tantawi menjelaskan, sejumlah kawasan di Kota Palangka Raya masih tergolong kumuh dan perlu perhatian khusus, seperti daerah Ponton dan belakang Pasar Kahayan.

Baca juga: SMPN 2 Palangka Raya kekurangan banyak guru

Dia menilai, kawasan tersebut seharusnya segera mendapat penataan, baik dari aspek kebersihan, drainase, maupun tata ruang permukiman.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, dinas teknis, pemerintah kelurahan, dan lembaga masyarakat harus berperan aktif agar program penataan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Tidak cukup hanya dengan pembangunan fisik. Pemerintah juga harus melakukan pendekatan sosial, memberikan pemahaman kepada warga agar mereka ikut menjaga dan mempertahankan lingkungan yang sudah ditata,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tantawi mengingatkan kawasan kumuh sering kali menjadi sumber berbagai masalah sosial dan kesehatan.

Oleh karena itu, upaya penanganannya harus disertai dengan program pemberdayaan ekonomi agar warga di kawasan tersebut dapat mandiri.

“Kawasan yang tertata dan warga yang sejahtera akan menciptakan kota yang lebih sehat dan produktif. Itu yang harus kita capai bersama,” demikian Tantawi.

Baca juga: DPRD Palangka Raya ajak warga imunisasi anak

Baca juga: Nahas! Pria tanpa identitas tewas usai ditabrak di Palangka Raya

Baca juga: DPRD desak Pemkot Palangka Raya relokasi Puskesmas Panarung



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026