
Bupati Pulang Pisau: Pramuka harus jadi wadah pengembangan generasi muda

Pulang Pisau (ANTARA) - Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Ahmad Rifa’i menyatakan pelantikan pengurus pergantian antar waktu Kwartir Cabang Gerakan Pramuka kabupaten setempat untuk masa bakti 2025-2026, harus mampu menjadi momentum baru dalam membina dan mengembangkan potensi generasi muda.
"Melalui kepengurusan yang baru ini, saya minta dijadikan momentum dalam membina dan mengembangkan potensi generasi muda agar semakin kreatif, berkarakter, dan berdaya saing tinggi," kata Rifa’i di Pulang Pisau, Jum’at.
Dirinya juga berharap para pengurus kwartir cabang yang baru dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta, bisa terus memajukan potensi anak-anak muda Pulang Pisau melalui kegiatan Pramuka.
"Kami ingin agar kegiatan Pramuka menjadi wadah nyata untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan kepedulian sosial," ujar Rifa’i.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Pulang Pisau ini pun menekankan kepada seluruh pengurus kwartir cabang, agar mampu melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab, serta menciptakan program yang menyentuh langsung pada pembinaan karakter anak-anak dan remaja di setiap gugus depan sekolah.
"Kepengurusan baru ini diharapkan tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar hadir memberikan manfaat dan pembinaan yang berkelanjutan bagi anggota Pramuka di semua tingkatan," tandas Rifa’i.
Sementara itu, Wakil Bupati Pulang Pisau yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Ahmad Jayadikarta mengatakan langkah pertama yang dilaksanakan adalah melaksanakan perkemahan dalam Lomba Prestasi Penggalang Pramuka tingkat kabupaten.
"Kegiatan ini juga menjadi ajang seleksi bagi peserta terbaik yang mewakili Pulang Pisau pada Jambore Nasional tahun 2026 mendatang di Cibubur, Jakarta," beber Jayadikarta.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan Pramuka juga disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah agar tetap berjalan efektif dan efisien tanpa mengurangi makna serta tujuan dari pembinaan yang dilakukan terhadap para peserta didik.
"Idealnya kita mengirim dua regu putra dan dua regu putri masing-masing delapan orang, namun jika anggaran terbatas, kita bisa mengirim satu regu putra dan satu regu putri, dengan tetap menjaga kualitas peserta," kata dia.
Melalui pelantikan dan program kerja baru ini, paparnya, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap Gerakan Pramuka semakin eksis dan menjadi pelopor kegiatan positif di kalangan pelajar serta masyarakat, terutama dalam membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan generasi muda.
"Kami yakin, jika semangat gotong royong dan disiplin terus ditanamkan, Pramuka Pulang Pisau menjadi teladan dan kebanggaan daerah di masa mendatang," tandas Jayadikarta.
Baca juga: Pemkab Pulang Pisau salurkan beras atasi daerah rawan pangan
Ketua Panitia Kegiatan Pramuka Ayang Pristina menjelaskan, kegiatan Perkemahan Lomba Prestasi Penggalang tingkat cabang Pulang Pisau ini merupakan tindak lanjut dari program kerja Kwartir Cabang di bawah kepemimpinan Wakil Bupati Pulang Pisau, yang bertujuan menyiapkan peserta terbaik menuju Jambore Nasional 2026.
"Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 23 sampai dengan 26 Oktober, kami ingin kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi generasi muda Pulang Pisau," ujarnya.
Ia menyebutkan, berbagai cabang lomba dirancang untuk mengasah keterampilan, kerja sama, dan kreativitas peserta agar memiliki kemampuan unggul, disiplin tinggi, serta semangat kompetitif yang sehat sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam Gerakan Pramuka.
"Rangkaian kegiatan lombanya meliputi pengamalan kode kehormatan, keterampilan kepramukaan dan bela negara, keterampilan hidup dan manajemen, festival budaya, hingga lomba teknologi yang disesuaikan dengan minat anak-anak zaman sekarang," katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan pengamalan kode kehormatan mencakup ibadah, olahraga, anjangsana, apel harian, upacara pembukaan dan penutupan, serta kegiatan api unggun. Ia menyampaikan semua dirancang untuk menumbuhkan kedisiplinan, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab antar sesama peserta.
"Ada juga lomba keterampilan seperti packing, survival, halang rintang, menaksir tinggi-rendah, peta kompas, pionering, lomba masak, kuliner, cerdas tangkas, hingga baris-berbaris," jelasnya.
Kategori keterampilan hidup dan manajemen juga dilombakan melalui kegiatan administrasi regu, sementara di bidang Festival Budaya diadakan lomba pentas seni, karnaval budaya, dan hasta karya sebagai wujud pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.
"Panitia juga menambahkan kompetisi Mobile Legends, sebagai bentuk sarana untuk menyalurkan hobi anak-anak ke arah yang positif," demikian Ayang Pristina.
Baca juga: 44 PNS ikuti seleksi substansi calon kepala sekolah di Pulang Pisau
Baca juga: Lindungi para pekerja, Pemkab Pulpis minta pengawas perketat penerapan K3
Baca juga: Pemkab Pulang Pisau lakukan intervensi spesifik penanganan stunting
Pewarta : Adi Waskito/Dita Marsena
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
