Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, melakukan percepatan pendataan lahan untuk pembangunan fisik koperasi desa/kelurahan Merah Putih (KDMP) di wilayah setempat.
"Koperasi Merah Putih harus menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat, tempat bernaungnya pelaku UMKM, petani, dan perajin. Karena itu, pembangunan fisik harus diiringi pembangunan mental, sistem manajemen, dan komitmen moral dari semua pihak," kata Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan di Muara Teweh, Minggu.
Menurut dia, pembangunan Koperasi Merah Putih bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi merupakan gerakan ekonomi rakyat berbasis desa.
Percepatan ini guna, katanya, menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025, yang menekankan percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari program nasional pemberdayaan ekonomi rakyat.
"Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan koperasi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat desa agar mampu mandiri dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi modern," kata Felix.
Sekretaris Daerah Barito Utara Muhlis menegaskan percepatan pendataan lahan harus dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi antarinstansi, agar hasilnya optimal dan tidak tumpang tindih.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendukung penuh percepatan pembangunan fisik koperasi, karena keberadaannya menjadi fondasi penting penguatan ekonomi masyarakat desa.
"Diperlukan kolaborasi nyata antara perangkat daerah yang membidangi pemberdayaan masyarakat, koperasi, dan pertanahan," tegas Sekda.
Baca juga: Optimalkan aliran air, Dinas PUPR Barut normalisasi Sungai Plahana
Inspektur Daerah Barito Utara Rakhmat Muratni menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat pendataan lahan dan memastikan kesiapan lokasi pembangunan koperasi di setiap desa dan kelurahan.
"Sampai hari ini tercatat 44 desa dan kelurahan telah menyatakan kesiapan lokasi pembangunan koperasi sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional ini. Prosesnya juga dilakukan secara sinergis dengan Kodim 1013 Muara Teweh," katanya.
Baca juga: Bupati Barut apresiasi Desa Bukit Sawit raih predikat Desa Antikorupsi 2025
Baca juga: Pemkab Barut berharap hasil pembangunan TMMD dapat dirawat masyarakat
Baca juga: Pemkab Barut komitmen penyediaan keadilan bagi masyarakat melalui Posbakum
Baca juga: Bupati Barut instruksikan PUPR kaji penanganan banjir berkelanjutan
