
Pria asal Jakarta ditemukan meninggal di Palangka Raya

Palangka Raya (ANTARA) - Seorang pria berinisial YL (50), warga asal Jakarta Utara, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mess suatu perusahaan, di Jalan Menteng V, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
"Benar, kami mendapatkan laporan dari warga terkait adanya penemuan seorang pria yang telah tak bernyawa di dalam sebuah mess perusahaan," kata Pamapta III Polresta Palangka Raya, Ipda Oxanna Licanissya, Rabu.
Dia mengungkapkan, peristiwa tersebut bermula pada saat rekan korban M. Jefri masuk ke kantor dan melihat korban dalam posisi terbaring. Pada saat itu, rekan korban mengira korban sedang tertidur. Namun, hingga pukul 10.30 WIB, setelah beberapa karyawan lain tiba, korban tetap tidak bergerak.
Baca juga: Warga Palangka Raya tewas usai konsumsi miras dan obat batuk
"Saksi M. Jefri kemudian mengecek lagi. Ia baru menyadari korban sudah tidak bernyawa," ucapnya.
Panik dengan kondisi tersebut, rekan korban kemudian memberitahukan kejadian itu kepada pengelola kantor, Aswin, yang kemudian tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 10.30 WIB.
Oxanna melanjutkan, setelah dilakukan pengecekan terhadap kondisi korban, saksi-saksi mengatakan tubuh korban sudah dalam kondisi dingin dan kaku.
"Mereka kemudian melaporkan kejadian itu kepada kami, dan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP untuk pemeriksaan saksi-saksi," ujarnya.
Baca juga: Tragis! Anggota PNS Satpol PP Kalteng meninggal dalam insiden kecelakaan tunggal
Oxanna mengungkapkan, dari pemeriksaan awal pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dan dugaan sementara korban meninggal akibat penyakit bawaan.
Di lokasi kejadian, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit ponsel dan dompet berisi identitas serta uang tunai Rp71.000.
"Jenazah korban kemudian dibawa ke ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk dilakukan Visum," tuturnya.
Baca juga: Polresta Palangka Raya telusuri dugaan anggota Polri main judi online
Berdasarkan hasil visum sementara, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar 8 jam sebelum divisum dan disebabkan oleh penyakit bawaan.
Sementara berdasarkan pengakuan rekan-rekan korban sekitar seminggu sebelum kejadian, korban sempat mengeluh kepada rekan kerjanya mengenai rasa nyeri menusuk pada bagian perut dan menyampaikan gejala seperti angin duduk.
"Kami saat ini masih berkoordinasi dengan pihak keluarga korban di Jakarta Utara dan akan terus mendalami keterangan saksi-saksi. Kasus ini sementara ditutup sebagai meninggal dunia karena sakit, namun penyelidikan akan dilanjutkan apabila ditemukan unsur tindak pidana atau kelalaian," demikian Oxanna.
Baca juga: Nahas! Pria tanpa identitas tewas usai ditabrak di Palangka Raya
Baca juga: Polresta Palangka Raya gagalkan peredaran 200 gram sabu dan ekstasi
Baca juga: Warga geger, pria tak dikenal terjun dari Jembatan Kahayan
Baca juga: Bawa sajam saat tawuran, enam remaja diringkus Polresta Palangka Raya
Pewarta : βββββββRajib Rizali
Editor:
Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
