Muara Teweh (ANTARA) - Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, menggelar workshop cipta lagu anak dan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
"Peningkatan kompetensi pendidik PAUD merupakan kunci utama dalam mewujudkan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas," kata Bunda PAUD Barito Utara Maya Savitri Shalahuddin di Muara Teweh, Rabu.
Menurut dia, workshop ini bertujuan membekali pendidik dengan keterampilan mencipta lagu anak yang edukatif serta kemampuan membuat APE yang kreatif, aman, dan kontekstual dengan memanfaatkan bahan sederhana serta potensi lokal.
Kreativitas pendidik dalam menciptakan lagu dan media pembelajaran sangat penting untuk mendukung proses belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak.
"Melalui workshop ini, kami berharap pendidik PAUD tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu menjadi pencipta media pembelajaran yang edukatif, kreatif, dan inovatif,” ujarnya.
Kegiatan yang diikuti pendidik PAUD se-Kabupaten Barito Utara dengan menghadirkan Danang Rusmanto, pencipta lagu anak nasional, sebagai narasumber utama.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Syahmiludin A. Surapati, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan workshop tersebut. Ia menegaskan bahwa pendidik PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan dasar kemampuan anak sejak usia dini.
"Oleh karena itu, inovasi dalam pembelajaran, termasuk pengembangan lagu anak dan APE, perlu terus didorong agar sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak dan kearifan lokal," ucap Syahmiludin.
Ketua HIMPAUDI Barito Utara Matilda mengatakana pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam meletakkan dasar tumbuh kembang anak, baik dari aspek nilai agama dan moral, sosial emosional, bahasa, kognitif, fisik motorik, maupun seni.
Ia menekankan bahwa proses pembelajaran PAUD harus dirancang secara menyenangkan dan bermakna sesuai dengan tahap perkembangan anak. Namun demikian, pendidik PAUD masih menghadapi tantangan keterbatasan media pembelajaran kreatif serta ketergantungan pada lagu anak dan APE yang sudah tersedia tanpa pengembangan sesuai kebutuhan dan budaya lokal.
"Kami berharap hasil workshop dapat diterapkan secara nyata di satuan PAUD masing-masing, sekaligus memperkuat kolaborasi dan profesionalisme pendidik demi peningkatan mutu layanan PAUD di Kabupaten Barito Utara," katanya.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua GOW Kabupaten Barito Utara, Ketua Dharma Wanita, Kepala Dinas Pendidikan, para pengawas dan penilik PAUD, serta pendidik PAUD se-Kabupaten Barito Utara. Workshop ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di daerah tersebut.
