Logo Header Antaranews Kalteng

Syauqie pantau layanan transportasi dan infrastruktur Kotim pastikan mudik aman

Senin, 16 Maret 2026 18:29 WIB
Image Print
Anggota DPR RI Muhammad Syauqie (kemeja abu-abu) saat meninjau kesiapan mudik di Sampit, Senin (16/3/2026). ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Syauqie melakukan pemantauan langsung terhadap kesiapan layanan transportasi dan infrastruktur di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, guna menjamin keamanan arus mudik lebaran 2026.

“Kami datang ke Kotim melakukan monitoring angkutan lebaran untuk memastikan pelayanan di pelabuhan dan terminal berjalan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM),” kata Syauqie di Sampit, Senin.

Dalam agenda tersebut, Syauqie didampingi Kepala Basarnas Palangka Raya, Kepala BMKG Kalteng, Kepala Dishub Kalteng, pihak BPJN Kalteng, serta unsur FKPD dan instansi vertikal terkait di Kotim, antara lain Kepala Dishub Kotim dan Kepala BMKG Kotim untuk memantau alur mudik baik melalui jalur darat maupun perairan.

Khusus untuk area Pelabuhan Sampit, turut hadir meninjau kesiapan mudik Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin beserta jajaran.

Kunjungan kerja Syauqie ini difokuskan pada pengecekan fasilitas publik, mulai dari Pos SAR Sampit, Terminal Patih Rumbih hingga Pelabuhan Sampit. Syauqie ingin memastikan seluruh instansi memberikan pelayanan prima bagi para pemudik.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menekankan bahwa motto mudik tahun ini adalah Mudik Aman Keluarga Bahagia. Berdasarkan pantauannya, koordinasi antara KSOP, Pelindo, Pelni, hingga unsur pengamanan seperti Polairud sudah berjalan sangat solid.

Syauqie mengapresiasi kerapian pelayanan meski jumlah penumpang di Pelabuhan Sampit mulai melonjak hingga 1.400 orang. Ia juga sempat naik ke atas kapal untuk memeriksa langsung fasilitas bagi masyarakat.

“Tadi kami sudah melakukan pengecekan di dalam kapal, semuanya aman. Fasilitas dari Pelni bagus, pelayanan Pelindo bagus dan KSOP yang memastikan semua berjalan lancar juga bagus,” ujarnya.

Ia berharap kualitas pelayanan ini konsisten dipertahankan sepanjang periode angkutan lebaran. Baginya, kenyamanan penumpang tidak boleh hanya baik saat ada kunjungan pejabat, melainkan harus tetap prima hingga arus balik nanti.

Baca juga: BKK Kelas II Sampit berikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pemudik

Selain moda transportasi, Syauqie memberikan perhatian khusus pada kondisi infrastruktur jalan. Ia bersama rombongan memantau jalur darat dari Palangka Raya menuju Sampit untuk memastikan keamanan kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Sarana strategis jalan berlubang juga kita perhatikan. Pengecekan dari Palangka Raya menuju Sampit kami pastikan tidak ada lubang sehingga pemudik diberikan kenyamanan,” tuturnya.

Sinergi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) terus dilakukan agar jalur utama mudik minim risiko kecelakaan. Syauqie juga memantau keberadaan posko-posko pelayanan dan rest area yang disiapkan oleh kementerian terkait.

Ia menegaskan bahwa penyediaan tempat istirahat harus sesuai dengan arahan masing-masing kementerian. Hal ini krusial untuk mencegah kelelahan pengemudi yang sering menjadi pemicu kecelakaan di jalan raya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menanggapi terkait persoalan sedimentasi di alur Sungai Mentaya yang kerap menjadi kendala pelayaran di wilayah setempat.

Syauqie mengakui bahwa masalah ini menjadi tantangan besar. Menurutnya, pengerukan alur sungai tidak bisa hanya mengandalkan dana APBN.

“Kita membutuhkan kerja sama dengan pihak ketiga. Nanti hal ini akan kami bahas di pusat dengan mitra kerja kami, baik Kementerian PU maupun Kementerian Perhubungan,” terang Syauqie saat menjawab kendala alur sungai.

Ia berencana mencari solusi strategis untuk menyiasati alur-alur sungai yang padat dan mengalami pendangkalan tinggi. Hal ini dianggap penting karena kelancaran arus sungai berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui monitoring menyeluruh ini, Syauqie berharap target nihil kecelakaan atau zero accident pada musim mudik tahun ini dapat tercapai. Ia mengajak seluruh pihak dan awak media untuk terus mengawal pelayanan publik agar masyarakat dapat pulang kampung dengan tenang.

“Mudah-mudahan, kita sekali lagi berdoa, zero accident kita dapatkan. Ini doa bersama, dan pihak kawan-kawan media juga bantu follow up yang positif untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” demikian Syauqie.

Baca juga: Legislator Kotim imbau warga amankan barang berharga sebelum mudik

Baca juga: Puncak arus mudik Pelabuhan Sampit, 2.683 orang berangkat ke Pulau Jawa

Baca juga: PWI Kotim maknai Ramadhan dengan berbagi ke panti asuhan dan pengendara



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026