Logo Header Antaranews Kalteng

Kebakaran di Lawang Kamah Kapuas hanguskan 14 rumah

Rabu, 1 April 2026 17:15 WIB
Image Print
Sebanyak 14 unit rumah warga di Desa Lawang Kamah RT 01, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, ludes terbakar, Rabu (1/4/2026). ANTARA/HO-BPBD Kapuas

Kuala Kapuas (ANTARA) - Sebanyak 14 unit rumah warga di Desa Lawang Kamah RT 01, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, ludes terbakar, pada Rabu (1/4/2026) siang.

“Berdasarkan laporan yang kami terima di lapangan, kejadian terjadi sekitar pukul 13.00 WIB,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandingan di Kuala Kapuas.

Peristiwa tersebut, mengakibatkan sebanyak 14 kepala keluarga (KK) terdampak. Berdasarkan data sementara, sedikitnya 14 unit rumah warga dilaporkan hangus terbakar.

Upaya pemadaman awal dilakukan oleh masyarakat setempat bersama pihak desa yang bergerak cepat untuk mengendalikan api di lokasi kejadian. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Sementara itu, aparat desa setempat masih melakukan pendataan terhadap korban dan kerugian yang ditimbulkan.

Baca juga: Pansus DPRD Kapuas mulai bahas LKPj Bupati

BPBD Kabupaten Kapuas melalui Pusdalops-PB juga telah melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa setempat. Selain itu, BPBD tengah mempersiapkan bantuan kebutuhan mendesak bagi warga yang terdampak bencana.

Pengeran kembali mengingatkan serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.

“Kami ingatkan kembali kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam bahaya kebakaran yang kapan saja bisa terjadi. Sebelum meninggalkan rumah atau bepergian, sebaiknya cek kembali listrik, peralatan masak dan lain sebagainya untuk pastikan benar-benar aman,” katanya.

Sebab, sambungnya, sering terjadinya kebakaran permukiman terjadi akibat korsleting listrik, dan rumah ditinggal dalam keadaan kosong. Untuk itu, masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam bahaya kebakaran permukiman ini.

“Sekali lagi kami mewakili pemerintah daerah menyampaikan turut prihatin atas musibah kebakaran ini,” demikian Pangeran.

Baca juga: Puluhan peserta calon Paskibraka Kapuas jalani tes kesehatan

Baca juga: SPPG Selat Tengah salurkan perdana program MBG di MTsN 1 Kapuas

Baca juga: Bupati Kapuas minta OPD fokus susun program prioritas 2027



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026