Logo Header Antaranews Kalteng

Terus bergerak, Diskominfo Palangka Raya pacu literasi digital siswa

Jumat, 10 April 2026 17:10 WIB
Image Print
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) meningkatkan literasi digital bagi siswa SMA Negeri 6 Palangka Raya. ANTARA/HO-Diskominfo Kota Palangka Raya

Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), terus meningkatkan literasi digital bagi para siswa, khususnya di SMA Negeri 6 Palangka Raya.

"Kami sosialisasi bertajuk Serap Aspirasi dan Cerdas Digital Tangkal Hoaks di SMAN 6. Kegiatan yang menyasar para pelajar ini untuk meningkatkan literasi digital serta membekali generasi muda agar mampu menyaring informasi yang beredar di media sosial," kata Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah di Palangka Raya, Jumat.

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Diskominfo Kota Palangka Raya dan Humas Polda Kalimantan Tengah serta diikuti 150 pelajar dan guru.

Dia mengatakan, berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi bermedia sosial itu sebagai upaya memerangi maraknya penyebaran konten negatif, baik praktik judi online, konten kekerasan, konten seksual, konten informasi bohong dan lainnya.

“Kegiatan ini penting dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan menyaring penyebaran masif berbagai informasi daring di kalangan generasi muda. Tujuannya generasi muda mampu menangkal dampak buruk yang ditimbulkan banyaknya konten negatif yang saat ini,” katanya.

Baca juga: PLN Kalselteng beri pengalaman berberbeda bagi insan pers lewat media gathering

Dia menambahkan, edukasi bagi siswa SMA ini juga bertujuan untuk mendorong para pemuda agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan internet.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik, Diskominfo Kota Palangka Raya, Hendra Surya menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar terhadap bahaya penyebaran informasi yang tidak benar.

Ia menegaskan, di era digital saat ini masyarakat harus lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi. Menurutnya, tidak semua informasi yang beredar di media sosial dapat dipastikan kebenarannya sehingga perlu dilakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum dibagikan kembali.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak para pelajar untuk menjadi pengguna internet yang cerdas dan bertanggung jawab. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya, serta biasakan melakukan verifikasi sebelum menyebarkannya,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Kota Palangka Raya Bidang Kehumasan, Rahelia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, sosialisasi seperti ini sangat penting bagi para siswa agar lebih memahami etika dan tanggung jawab dalam menggunakan media digital.

Ia berharap melalui kegiatan ini para pelajar dapat semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi informasi, sekaligus mampu menjadi agen literasi digital di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

”Melalui kegiatan ini diharapkan para pelajar tidak hanya mampu mengenali dan menangkal hoaks, tetapi juga dapat berperan aktif dalam menyebarkan informasi yang benar, positif, dan bermanfaat di tengah masyarakat, sehingga tercipta ekosistem digital yang sehat dan bertanggung jawab,” katanya.

Baca juga: Imigrasi berlakukan WFH hari Jumat, layanan keimigrasian tetap beroperasi normal

Baca juga: Bapenda Palangka Raya tingkatkan kepatuhan bayar pajak lewat hapus denda PBB

Baca juga: DPRD Kalteng sebut blank spot di Kotim kini hampir hilang



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026