Australia Awards Tawarkan Beasiswa S2 Dan S3
Jumat, 12 April 2013 13:38 WIB
Ilustrasi (Istimewa)
Palangka Raya,12/4 (ANTARA) - Pemerintah Australia kembali menawarkan beasiswa program S2 dan S3 bagi sarjana, pejabat pembuat kebijakan, peneliti serta para dosen di Kalimantan Tengah.
"Program beasiswa ini sebenarnya sudah berlangsung lama, sejak tahun 60-an, namun untuk tahun ini sudah dibuka pendaftaran sejak 4 maret 2013 lalu, " kata Duta Beasiswa Australia Awards Wilayah Kalteng, Farid Wajdi kepada Antara Jum`at pagi.
Tahun lalu, terang Farid, penerima beasiswa Australia Awards Scholarship di Kalteng berjumlah enam orang. Mereka adalah sarjana dan pascasarjana yang akan mengikuti empat program pendidikan yang ditawarkan Pemerintah Australia.
Program studi tersebut antara lain Sustainable Growth and Ecocomic Management, Democracy Justice and Good Governance, Investing in People serta program studi Safety and Peace.
Beasiswa ini terbuka bagi individu dari sektor pemerintahan dan swasta. Namun pendaftar hanya terbatas pada umur maksimal 42 tahun. Ketentuan lain memiliki Indeks Prestasi kumulatif minimal 2,90 serta kemampuan bahasa Ingris (TOEFL) minimal 500.
Kata Farid, peserta beasiswa Australia Award dari Kalteng masih sangat kecil. Dia berharap tahun ini pendaftar akan lebih banyak. Meskipun sebenarnya harus diseleksi lagi.
"Program beasiswa ini sangat penting, ini kesempatan bagi Kalteng untuk menciptakan generasi yang berkwalitas, terutama mereka para pembuat kebijakan ditubuh pemerintahan." Ujarnya.
Lebih lanjut kata dia, penawaran beasiswa ini dialokasikan sebanyak 65 persen untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sedang sisanya 35 persen untuk swasta. Beasiswa dialokasikan untuk 500 peserta setiap tahunnya.
"Beasiswa diberikan berdasarkan asas kecakapan persamaan, penitia pengeleksi dari perwakilan Australia dan Indonesia, seleksi dilakukan secara transparan dengan criteria dan persyaratan penyeleksian dapat dilihat oleh pihak yang terkait,"Jelas Farid.
Peserta yang lolos dan menerima beasiswa akan mengikuti belatihan persiapan sebelum diberangkatkan ke Australia. Seluruh biaya keberangkatan, termasuk biaya hidup di Australia selama masa pendidikan, ditanggung oleh Australia Awards.
"Bagi yang berminat silakan mendaftar sebelum tanggal 19 Juli 2013, pendaftar dapat menghubungi Australia Awards Scholarship Office di Gedung wira Usaha di Jakarta, untuk wilayah Kalteng dapat menghubungi Saudara Farid di Dinas social Kalteng, atau browsing ke situs www.australiaawardsindo.or.id, " ujarnya.
(T.KR-OSL/C/N001/N001)
"Program beasiswa ini sebenarnya sudah berlangsung lama, sejak tahun 60-an, namun untuk tahun ini sudah dibuka pendaftaran sejak 4 maret 2013 lalu, " kata Duta Beasiswa Australia Awards Wilayah Kalteng, Farid Wajdi kepada Antara Jum`at pagi.
Tahun lalu, terang Farid, penerima beasiswa Australia Awards Scholarship di Kalteng berjumlah enam orang. Mereka adalah sarjana dan pascasarjana yang akan mengikuti empat program pendidikan yang ditawarkan Pemerintah Australia.
Program studi tersebut antara lain Sustainable Growth and Ecocomic Management, Democracy Justice and Good Governance, Investing in People serta program studi Safety and Peace.
Beasiswa ini terbuka bagi individu dari sektor pemerintahan dan swasta. Namun pendaftar hanya terbatas pada umur maksimal 42 tahun. Ketentuan lain memiliki Indeks Prestasi kumulatif minimal 2,90 serta kemampuan bahasa Ingris (TOEFL) minimal 500.
Kata Farid, peserta beasiswa Australia Award dari Kalteng masih sangat kecil. Dia berharap tahun ini pendaftar akan lebih banyak. Meskipun sebenarnya harus diseleksi lagi.
"Program beasiswa ini sangat penting, ini kesempatan bagi Kalteng untuk menciptakan generasi yang berkwalitas, terutama mereka para pembuat kebijakan ditubuh pemerintahan." Ujarnya.
Lebih lanjut kata dia, penawaran beasiswa ini dialokasikan sebanyak 65 persen untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sedang sisanya 35 persen untuk swasta. Beasiswa dialokasikan untuk 500 peserta setiap tahunnya.
"Beasiswa diberikan berdasarkan asas kecakapan persamaan, penitia pengeleksi dari perwakilan Australia dan Indonesia, seleksi dilakukan secara transparan dengan criteria dan persyaratan penyeleksian dapat dilihat oleh pihak yang terkait,"Jelas Farid.
Peserta yang lolos dan menerima beasiswa akan mengikuti belatihan persiapan sebelum diberangkatkan ke Australia. Seluruh biaya keberangkatan, termasuk biaya hidup di Australia selama masa pendidikan, ditanggung oleh Australia Awards.
"Bagi yang berminat silakan mendaftar sebelum tanggal 19 Juli 2013, pendaftar dapat menghubungi Australia Awards Scholarship Office di Gedung wira Usaha di Jakarta, untuk wilayah Kalteng dapat menghubungi Saudara Farid di Dinas social Kalteng, atau browsing ke situs www.australiaawardsindo.or.id, " ujarnya.
(T.KR-OSL/C/N001/N001)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kalteng raih penghargaan nasional, pacu digitalisasi dan akses pendidikan inklusif
25 April 2026 11:25 WIB
Film Sinners cetak sejarah baru pada ajang penghargaan BAFTA Film Awards 2026
24 February 2026 13:24 WIB
Bupati Barut dukung penguatan Posyandu melalui SMM PAMA Healthy Awards 2026
12 February 2026 7:51 WIB
Terpopuler - Prov. Kalimantan Tengah
Lihat Juga
Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan hadirkan perlindungan pelaku usaha rentan di Kalteng
08 May 2026 20:30 WIB