PLN percepat penormalan suplai listrik di Kalimantan Tengah
Rabu, 12 Oktober 2022 20:14 WIB
Petugas PLN penormalan suplai listrik di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. ANTARA/HO- PLN UIW Kalselteng
Palangka Raya (ANTARA) - Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UIW Kalselteng) mempercepat penormalan suplai di Provinsi Kalimantan Tengah.
“Untuk mempercepat pemulihan, PLN telah menerjunkan tiga tim pemelihara, dan satu unit tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB)," kata Manajer Komunikasi PLN UIW Kalselteng, Winardi melalui pernyataan yang diterima di Palangka Raya, Rabu.
Dia mengatakan, penormalan itu dilakukan pihaknya karena adanya pohon tumbang yang menimpa menara transmisi. Kondisi itu terjadi karena hujan intensitas tinggi disertai angin dan petir yang mengguyur sebagian wilayah Kalimantan Tengah.
"Kondisi itu yang membuat terhentinya pasokan listrik pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) pada jalur transmisi Kasongan-Parenggean-Sudan," katanya.
Dia mengatakan, saat ini petugas PLN sedang berjibaku melakukan penyesuaian sistem kelistrikan kembali. Secepatnya saat suplai kembali normal, suplai listrik pelanggan akan segera tersalurkan kembali.
Baca juga: Pemprov Kalteng alokasikan Rp559 juta bantu pelaku usaha perikanan Kapuas
Winardi pun memohon maaf kepada seluruh pelanggan PLN di Provinsi Kalimantan Tengah, karena kondisi tersebut berakibat pada terganggunya suplai listrik di sebagian wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.
“Kami sangat menyesal atas kejadian tidak terduga ini, sehingga mengakibatkan terhentinya suplai listrik sebagian pelanggan PLN. Adapun informasi yang dapat kami sampaikan saat ini terkait penyebab gangguan sistem kelistrikan dikarenakan indikasi gangguan transmisi,” katanya.
Dia mengatakan, tantangan yang dihadapi petugas PLN dalam proses penormalan sangat berat karena kondisi di beberapa lokasi transmisi berkontur rawa gambut serta dalam kondisi banjir, sehingga petugas PLN terkendala melakukan penelusuran dan pemulihan gangguan.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BNPB Kalteng untuk bantuan karena akses menuju lokasi Transmisi terdampak yang harus ditempuh melalui jalur rawa sejauh 4 Kilometer dalam kondisi banjir.
"PLN juga menyiapkan suplai cadangan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Baamang yang terletak di Kabupaten Kotawaringin Timur, dan PLTD Kumai di Kotawaringin Barat, guna meminimalisir dampak akibat padam gangguan tersebut," katanya.
Baca juga: PLN ULP Pangkalan Bun belum bisa pastikan pasokan listrik normal
Baca juga: Pemprov Kalteng pacu pembangunan literasi melalui satuan pendidikan menengah
Baca juga: Jaga stabilisasi harga, Pemprov Kalteng sidak agen elpiji
“Untuk mempercepat pemulihan, PLN telah menerjunkan tiga tim pemelihara, dan satu unit tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB)," kata Manajer Komunikasi PLN UIW Kalselteng, Winardi melalui pernyataan yang diterima di Palangka Raya, Rabu.
Dia mengatakan, penormalan itu dilakukan pihaknya karena adanya pohon tumbang yang menimpa menara transmisi. Kondisi itu terjadi karena hujan intensitas tinggi disertai angin dan petir yang mengguyur sebagian wilayah Kalimantan Tengah.
"Kondisi itu yang membuat terhentinya pasokan listrik pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) pada jalur transmisi Kasongan-Parenggean-Sudan," katanya.
Dia mengatakan, saat ini petugas PLN sedang berjibaku melakukan penyesuaian sistem kelistrikan kembali. Secepatnya saat suplai kembali normal, suplai listrik pelanggan akan segera tersalurkan kembali.
Baca juga: Pemprov Kalteng alokasikan Rp559 juta bantu pelaku usaha perikanan Kapuas
Winardi pun memohon maaf kepada seluruh pelanggan PLN di Provinsi Kalimantan Tengah, karena kondisi tersebut berakibat pada terganggunya suplai listrik di sebagian wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.
“Kami sangat menyesal atas kejadian tidak terduga ini, sehingga mengakibatkan terhentinya suplai listrik sebagian pelanggan PLN. Adapun informasi yang dapat kami sampaikan saat ini terkait penyebab gangguan sistem kelistrikan dikarenakan indikasi gangguan transmisi,” katanya.
Dia mengatakan, tantangan yang dihadapi petugas PLN dalam proses penormalan sangat berat karena kondisi di beberapa lokasi transmisi berkontur rawa gambut serta dalam kondisi banjir, sehingga petugas PLN terkendala melakukan penelusuran dan pemulihan gangguan.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BNPB Kalteng untuk bantuan karena akses menuju lokasi Transmisi terdampak yang harus ditempuh melalui jalur rawa sejauh 4 Kilometer dalam kondisi banjir.
"PLN juga menyiapkan suplai cadangan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Baamang yang terletak di Kabupaten Kotawaringin Timur, dan PLTD Kumai di Kotawaringin Barat, guna meminimalisir dampak akibat padam gangguan tersebut," katanya.
Baca juga: PLN ULP Pangkalan Bun belum bisa pastikan pasokan listrik normal
Baca juga: Pemprov Kalteng pacu pembangunan literasi melalui satuan pendidikan menengah
Baca juga: Jaga stabilisasi harga, Pemprov Kalteng sidak agen elpiji
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN dan BPN percepat sertifikasi aset infrastruktur listrik di Kalimantan Tengah
16 March 2026 8:07 WIB
Bupati Barito Utara percepat operasional Koperasi Merah Putih untuk perkuat ekonomi desa
14 March 2026 13:12 WIB