Buntok (ANTARA) - Ketua Komisi I DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Idariani mendukung lomba memasak yang dilaksanakan pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat, karena salah satu upaya meningkatkan semangat kebersamaan diantara aparatur sipil negara (ASN).
"Bagaimanapun lomba itu pastinya berdampak pada meningkatnya semangat kebersamaan dan gotong royong," kata Idariani saat menghadiri acara lomba memasak di Buntok, Rabu.
Dikatakannya, lomba yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke 80 Republik Indonesia dan Hari Jadi Barito Selatan itu, sebagai ajang kreatifitas masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang kuliner.
Politisi dari Partai Demokrat Barito Selatan itu pun berharap, lomba yang dilaksanakan ini dapat menambah keakraban antar pegawai, mempererat kebersamaan, dan menjadi bagian dari upaya dalam merayakan kemerdekaan dengan cara yang unik, kreatif, dan penuh makna.
"Kegiatan ini dapat menjadi simbol bahwa ASN tidak hanya dituntut untuk profesional dalam tugas-tugas administrasi dan pelayanan publik, akan tetapi juga bisa tampil kreatif dan humanis dalam suasana kebersamaan seperti saat ini," kata Idariani.
Biasanya, lanjut dia, memasak identik dengan peran ibu-ibu atau kaum perempuan, namun hari ini, para bapak-bapak menunjukkan memasak bukan hanya terkait gender, tapi juga kecintaan terhadap keluarga, budaya, dan rasa ingin belajar.
"Ini merupakan contoh luar biasa dari semangat merdeka, semangat gotong royong, dan partisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat," kata Idariani.
Baca juga: Pemkab dan DPRD Barsel sepakati Raperda APBD-P 2025 menjadi perda
Ketua Partai Demokrat Barito Selatan itu pun mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang telah melaksanakan sejumlah lomba dalam rangka memeriahkan HUT ke 80 Republik Indonesia dan hari jadi ke 66 Barito Selatan.
"Sejumlah lomba yang dilaksanakan itu, tentunya dalam upaya meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong antar instansi maupun antar masyarakat di daerah ini," demikian Idariani.
Acara lomba yang berlangsung di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Jaro Pirarahan Buntok tersebut diikuti sebanyak 32 tim yang terdiri dari 18 tim laki-laki dan 14 tim dari Dhama Persatuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
Dalam kegiatan itu dihadiri wakil bupati, Khristianto Yudha, ketua TP-PKK, Permanasari, Penjabat Sekda sekaligus Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dr Ita Minarni dan sejumlah Kepala OPD di daerah ini.
Baca juga: DPRD Barsel berharap APBD-P dioptimalkan untuk kepentingan masyarakat
Baca juga: Tiga fraksi DPRD Barito Selatan sepakat tuntaskan pembahasan Raperda APBD-P 2025
Baca juga: DPRD bersama Pemkab Barito Selatan bahas penyempurnaan Raperda RPJMD