Palangka Raya (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran memberi apresiasi khusus terhadap rencana pemberdayaan warga binaan di sektor pertanian lahan gambut.
"Kami harapkan program vokasi ini dapat bersinergi dengan potensi daerah Kalteng sebagai penyangga pangan nasional," kata Agustiar di Palangka Raya, Rabu.
Hal itu dia sampaikan saat menghadiri tasyakuran Peringatan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Ke-1 Tahun 2025.
Kegiatan ini mengusung tema "Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian Untuk Bangsa" digelar di aula luar Rutan Kelas II A Palangka Raya.
"Saya berharap ke depan kita semakin kuat menyatukan tekat, melangkah membangun penduduk negara, menuju Indonesia Emas 2045. Satu langkah, satu semangat, satu kemenangan untuk masyarakat," katanya.
Lebih lanjut Agustiar menjelaskan tentang pentingnya semangat kebersamaan dalam bingkai kearifan lokal Huma Betang. Masyarakat pun diajak menerapkan filosofi Hasupa Hasundau dan Satu Ramin (kebersamaan dan persatuan) dalam pelayanan publik.
"Dengan Hasupa Hasundau maupun Satu Ramin, Insya Allah kita mudah membangun sinergi. Semangat inilah yang harus kita tularkan, khususnya jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, untuk memberikan pelayanan terbaik," terangnya.
Baca juga: Bupati Barut: Pendidikan gratis hingga 16 tahun sejalan visi Pemprov Kalteng
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Kalteng I Putu Murdiana menyampaikan, peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan refleksi atas amanah besar menjaga kedaulatan negara dan pembinaan humanis.
Dia menyebut tentang pentingnya internalisasi nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel).
"Momentum hari ini merupakan sejarah yang tidak hanya dimaknai perayaan dan kebanggaan, namun bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan," ujarnya.
Peringatan ini menandai lahirnya identitas baru sekaligus sebagai simbol soliditas dan semangat transformasi kelembagaan. Ia juga memaparkan capaian program akselerasi sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, termasuk produktivitas warga binaan.
Baca juga: Gubernur tekankan pentingnya tanamkan nilai Huma Betang bagi generasi muda
Baca juga: Peserta didik di Kalteng diperkaya dengan sertifikat kompetensi tambahan
Baca juga: Pemprov Kalteng jadikan revitalisasi satuan pendidikan sebagai instrumen kunci